Divonis Mati, Penyelundup 20 Kg Sabu asal Malaysia Menangis

Alwi Alim    •    Selasa, 18 Apr 2017 18:16 WIB
sabu
Divonis Mati, Penyelundup 20 Kg Sabu asal Malaysia Menangis
Terdakwa Chong menangis saat berdiskusi dengan penasehat hukum usai divonia hukuman mati --Foto:MTVN: Alwi--

Metrotvnews.com, Palembang: Pengadilan Negeri Klas IA Palembang, Sumatera Selatan, menjatuhkan hukuman mati terhadap Chong Kim Tian, 27, pelaku penyelundupan sabu seberat 20 kilogram, Selasa, 18 April 2017. Sementara Aaron A Cheng, 22, rekan Chong divonis seumur hidup.

Dalam persidangan, Majelis Hakim yang diketuai Togar mengatakan vonis sesuai tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). "Kepada terdakwa kami berikan waktu tujuh hari jika ingin melakukan banding," kata Togar.

Penasihat hukum kedua terdakwa, Bambang Trisnanto mengatakan, Chong menerima vonis hukuman mati yang diberikan majelis hakim. Dia tidak akan melakukan upaya banding. Padahal, dalam pledoinya, Bambang meminta hakim membebaskan kedua terdakwa lantaran sabu tersebut milik seorang bernama Bobby (DPO).

"Tadi saya sudah konsultasi dengan kedua klien saya. Chong, dalam kondisi menangis, mengatakan tidak akan melakukan banding," kata Bambang.

Sedangkan Aaron, kata Bambang, akan banding atas vonis kurungan seumur hidup yang diberikan. Bambang menilai putusan hakim terlalu tinggi. Sebab, Aaron tidak mengetahui koper yang dibawa Chong merupakan sabu. 

"Ketika penangkapan di penginapannya, Chong membawa koper hitam berisi sabu seberat 20 kg, sedangkan Aaron hanya membawa pakaian. Jadi, Aaron benar-benar tidak tahu," terangnya.

Chong dan Aaron ditangkap di penginapan ruko, di Jalan Karet RT 10 RW 3 Palembang, Rabu, 5 Oktober 2016 sekitar pukul 10.00 WIB. Dari tangan mereka disita sabu seberat 20 kg.


(ALB)