Rekaman CCTV Ungkap Perampokan Disertai Pencabulan di Medan

Budi Warsito    •    Selasa, 18 Oct 2016 10:53 WIB
perampokan
Rekaman CCTV Ungkap Perampokan Disertai Pencabulan di Medan
Pelaku perampokan disertai pencabulan diringkus Sat Reskrim Polrestabes Medan. (Foto: MTVN/Budi Warsito)

Metrotvnews.com, Medan: Kasus perampokan dan pencabulan MA (20), mahasiswi Universitas Medan Area (UMA) terungkap. Sat Reskrim Polrestabes Medan meringkus pelaku. 

Pelaku diketahui bernama Edysuwito, sopir taksi gelap yang ditumpangi korban dari Baja Lingge, Dolok Merawan, Serdang Bedagai, pada Sabtu 3 September lalu. Ia ditangkap pada 8 Oktober di Jalan Stella Raya, Kompleks Kejaksaan, Medan.

Kapolrestabes Medan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, pihaknya meringkus pelaku setelah mendapatkan wajah pelaku dari rekaman CCTV di ATM BNI di Jalan Gaperta, Medan. 

"Memang agak lama terungkap, karena korban tidak mengingat pelaku maupun pelat nomor kendaraannya. Alhamdulillah tim gabungan akhirnya menangkap pelaku pada 8 Oktober lalu," jelas Mardiaz, di Mapolres Medan, Senin (17/10/2016).

Awalnya, penyelidikan dilakukan dengan melacak nomor pelat mobil yang digunakan pelaku. Petugas pun sempat kesulitan mengungkap siapa pelaku perampokan serta pencabulan ini. 

"Kita kemudian menyusuri dari awal sejak Dolok Merawan, lokasi korban naik kendaraan itu," jelas Mardiaz.

Berdasarkan keterangan korban, penelusuran pun dilakukan hingga ditemukan rekaman yang memperlihatkan wajah pelaku saat menarik uang dari rekening korban di ATM BNI Jalan Gaperta Medan.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, seperti ponsel merek Samsung milik korban, sepasang sandal, 2 potong jilbab, 2 potong mukena, sepotong pakaian dalam yang sudah terpotong jadi dua, sepotong baju kemeja yang terkoyak, dan 2 potong kaus. Petugas juga telah memegang rekaman CCTV dari ATM BNI saat Edi mengambil uang milik korban.

Akibat perbuatannya, Edi dijerat dengan Pasal 365 jo Pasal 293 KUHP. Dia disangka telah melakukan pencurian dengan kekerasan dan tindak pencabulan.

Diberitakan sebelumnya,  mahasiswi UMA  berinisial MA, 20 ditemukan dengan menggunakan mukena yang menutupi tubuhnya yang sudah tidak mengenakan pakaian. Korban dibuang oleh pelaku ditengah perkebunan PTPN II, Tunggorono, Kecamatan Binjai Timur, Binjai Sumatera Utara.

Mahasiswi Jurusan Psikologi ini menjadi korban perampokan dan pencabulan. Korban pun melaporkan peristiwa yang menimpanya itu ke Polsek Binjai Timur.

Karena kasus perkosaan terjadi di wilayah hukum Polrestabes Medan,  kasus tersebut pun ditangani Polrestabes Medan.


(MEL)