Kapolda Ajak Warga Tablig Akbar di Kepri

Anwar Sadat Guna    •    Kamis, 24 Nov 2016 10:35 WIB
nkri
Kapolda Ajak Warga Tablig Akbar di Kepri
Silaturahmi Kapolda, Gubernur, dan SKPD di Kepri, MTVN - Anwar Sadat Guna

Metrotvnews.com, Batam: Polda Kepulauan Riau mencegah warga setempat mengikuti aksi demonstrasi 25 November dan 2 Desember di Jakarta. Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian mengatakan akan menindak tegas terkait pencegahan itu.

Kapolda meminta warga lebih memilih melakukan tablig akbar di Kepri. Ia pun mengajak warga dan jajaran pemerintahan untuk mengikuti acara tersebut.

Kapolda menegaskan situasi di Batam dan Kepri kondusif. Namun polisi dan TNI tetap bersiaga mengantisipasi kerusuhan saat unjuk rasa.

Namun, ujar Kapolda, ia belum menerima laporan dari organisasi maupun kelompok masyarakat yang akan berunjuk rasa. 

"Yang jelas kami imbau seluruh masyarakat Kepri bersama-sama menjaga keutuhan NKRI. Selain itu semua elemen juga sepakat bersama-sama menjaga keamanan Batam dan sekitarnya," kata Kapolda dalam silaturahmi dengan jajaran pemerintah di Hotel Planet Holiday Batam, Rabu (23/11/2016).

Komandan Korem (Danrem) 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Fachri menegaskan bahwa jajarannya mendapatkan perintah untuk mengamankan situasi. Danrem menyatakan siap menjalankan perintah demi keutuhan NKRI.

"Polri dan TNI selalu siaga dan akan bertindak tegas bila ada upaya atau gerakan yang coba mengganggu ketertiban masyarakat dan memecah belah bangsa," pungkasnya. 

Gubernur Kepri Nurdin Basirun berharap agar situasi di Batam dan Kepri pada umumnya aman dan kondusif. 

"Batam ini adalah tempat tinggal kita bersama, mari kita jaga agar tetap aman. Saya imbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh aksi-aksi yang dapat memecah belah bangsa dan keutuhan NKRI," ujarnya. 

Aksi bela Islam pada 2 November lalu masih berlanjut meskipun Bareskrim menetapkan Gubernur nonaktif Basuki Tjahaja Purnama menjadi tersangka kasus penistaan agama. Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) pun berencana menggelar aksi lanjutan. 

Sementara itu Mabes Polri meminta masyarakat tak khawatir dengan aksi 25 November dan 2 Desember. Polri juga menjamin mengamankan kondisi dengan optimal.

Lihat video: 




(RRN)