Tabrakan Kapal di Tuban

Sebelum Tabrakan, Korban Minta Didoakan Dapat Banyak Ikan

Kuntoro Tayubi    •    Selasa, 22 Nov 2016 11:09 WIB
kecelakaan kapal
Sebelum Tabrakan, Korban Minta Didoakan Dapat Banyak Ikan
Istri dan anak Nasrokhim, awak kapal yang jadi korban tabrakan di Tuban, MTVN - Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Batang: Keluarga menunggu kabar lima warga Batang, Jawa Tengah, yang menjadi korban kecelakaan kapal di Tuban, Jawa Timur. Satu di antaranya keluarga Nasrokhim.

Keluarga berkumpul di rumah Nasrokhim di Desa Denasri. Hingga berita ini dimuat, Selasa 22 November, keluarga belum mendapat informasi mengenai kondisi pria berusia 48 tahun.

Lukman, 25, mengaku berkomunikasi terakhir dengan ayahnya pada Jumat 18 November. Saat itu, ayahnya belum berangkat melaut dengan Kapal Motor (KM) Mulya Sejati.

"Bapak sempat kasih kabar. Minta doa biar dapat ikan yang banyak. Bapak berangkat dari rumah hari Rabu malam 16 November," ujar Lukman ditemui di rumahnya di Desa Denasri.


(Keluarga Nasrokhim di Batang, korban kapal tabrakan di Tuban, MTVN - Kuntoro Tayubi)

Lukman tak menyangka itu menjadi komunikasi terakhir dengan ayahnya. Sehari setelah komunikasi, tepatnya pada Sabtu 19 November, KM Mulya Sejati mengalami kecelakaan.

Kapal nelayan itu ditabrak kapal berbendera Vietnam (sebelumnya ditulis Thailand - Red), MV Thaison IV. KM Mulya Sejati terbalik. Sebanyak 12 awak kapal selamat dari kejadian itu. Sementara 15 lainnya hilang.

"Saya dapat kabar itu sewaktu saya di tempat kerja. Kaget dan tak mengira. Soalnya Bapak sudah sering melaut untuk kebutuhan sehari-hari," lanjut Lukman.

Lukman berharap petugas dapat menemukan ayahnya di perairan Tuban. Lukman pun mengaku pasrah bila petugas menemukan ayahnya dalam kondisi meninggal.

Sementara itu, proses pencarian di perairan Tuban dilanjutkan. Hingga hari ke-4 pencarian, petugas menemukan tiga jenazah. Sedangkan 12 lainnya masih dalam pencarian. 

Baca: Kronologi Kapal Thailand Tabrak Kapal Nelayan di Tuban

Nasrokhim merupakan satu dari empat warga Denasri yang melaut dengan KM Mulya Sejati. Hingga kini, petugas belum menemukan Nasrokhim.

 


(RRN)