Kurir 20 Butir Ekstasi Terkejut Dituntut 12 Tahun Bui

Farida Noris    •    Senin, 18 Sep 2017 20:02 WIB
narkoba
Kurir 20 Butir Ekstasi Terkejut Dituntut 12 Tahun Bui
Cristovel Yosua Parlinggoman Gultom alias Christ Gultom saat mendegarkan tuntutan jaksa. MTVN/Farida

Metrotvnews.com, Medan: Cristovel Yosua Parlinggoman Gultom alias Christ Gultom, terdakwa kurir 20 butir ekstasi terkejut saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan menuntutnya selama 12 tahun penjara. Dia mengaku saat mengantar, ganya diupahi uang rokok dari sang bandar.

"Mohon ringankan hukuman saya Pak Hakim. Saya tidak tahu apa-apa," ucap Christ kepada majelis hakim yang diketuai oleh Erintuah Damanik seusai JPU Randi membacakan tuntutannya di ruang Cakra VII, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin 18 September 2017.

Di persidangan, JPU juga meminta agar pria 28 tahun yang tinggal di Jalan Kapten Muslim, Medan Helvetia ini agar membayar denda sebesar Rp800 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti dengan kurungan selama 6 bulan.

"Terdakwa terbukti bersalah karena telah melakukan percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana tanpa hak menjual, atau menjadi perantara dalam jual beli narkoba berupa 20 butir ekstasi," pungkas JPU Randi.

Bahkan terdakwa terus memelas kepada majelis hakim agar dihukum ringan dan mengaku sangat menyesali perbuatannya. "Sudah, dalam pledoi mu saja nanti curahkan isi hati mu ya," ujar majelis hakim sembari menutup persidangan.

Dalam kasus itu, terdakwa ditangkap Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumut di kawasan Jalan Kapten Muslim, Medan Helvetia pada Maret 2017 lalu. Saat itu petugas menyaru sebagai pembeli memesan sebanyak 150 butir ekstasi kepada Dedi dan Telek (DPO). 

Namun kedua bandar narkoba itu hanya mampu menyediakan sebanyak 20 butir saja lalu menyuruh terdakwa Christ Gultom untuk mengantarnya hingga akhirnya tertangkap. 


(ALB)