Pengembangan Wisata Danau Toba

Pancing Pelancong dengan Paket Wisata Danau Toba

Budi Warsito    •    Senin, 25 Sep 2017 15:14 WIB
pariwisata
Pancing Pelancong dengan Paket Wisata Danau Toba
Pengunjung menikmati panorama Danau Toba di Prapat, Simalungun, Sumatera Utara. Foto: Antara/Septianda Perdana

Metrotvnews.com, Medan: Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) memiliki misi besar untuk mengubah Danau Toba jadi pusat wisata Sumatera. Tak hanya infrastruktur, mereka juga harus memikirkan kebijakan hingga beragam program pemancing pelancong.

Salah satu yang tengah disiapkan, program promosi Danau Toba berbentuk paket wisata. Paket wisata ini ditargetkan sudah berjalan tanggal 28 Oktober 2017.

“Tanggal 28 Oktober nanti ada penerbangan perdana dari Singapura ke Silangit langsung. Kita menyebutnya penerbangan promosi sistemnya regular carter. Ada sepuluh penerbangan,” ujar Kepala BOPDT Arie Prasetyo saat berbincang dengan Metrotvnews.com, Senin 25 September 2017.

Sepuluh penerbangan langsung dari Singapura ke Bandara Internasional Silangit bakal memakai pesawat Garuda Indonesia. Penerbangan akan memakan waktu 55 menit sampai 60 menit.

 “Yang kita jual bukan tiket, tapi paket wisata. Paket tiga hari dua malam atau empat hari tiga malam yang dijual oleh agen perjalanan di Singapura. Paketnya keliling dari Parapat dan Samosir,” ungkapnya.

(Klik: Mempermudah Akses untuk Pacu Pariwisata)

Satu penerbangan diisi 96 pelancong yang ikut paket wisata. Paket wisata yang dijual 50 persennya merupakan paket tradisional yang sudah pernah dijual, seperti Sigale-Gale, Makam Sidabutar, Lumban Sui-Sui, Desa Tomok ,Tuktuk dan sejumlah titik wisata yang sudah ternama.

“50 persen lagi yang baru. Karena selama ini jalur Silangit-Parapat ini tidak pernah dijual sebagai lokasi wisata,” jelasnya.

Beberapa di antaranya Hutaginjang yang memiliki panorama menawan, Makam Sisingamangaraja XII di Balige, Situmurun, arung jeram di Asahan yang tak jauh dari Balige, serta Kota Balige sendiri.

Wisatawan mancanegara cukup membayar sekitar 300 (sekitar Rp2,9 juta) dollar Singapura untuk menikmati paket tersebut. Paket sudah termasuk tiket pesawat, makan, hotel dan cinderamata.

(Baca: Tugas Besar Memajukan Wisata Danau Toba)

“Karena ini promosi, mereka itu membayar 2/3 dari total biaya. Bagaimana saya bisa melakukan ini? Kita bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten di sekitar Danau Toba dan juga Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,,” paparnya.

Dia berharap Presiden Joko Widodo berkenan meresmikan Bandara Silangit sebagai Bandara Internasional yang ditandai dengan penerbangan pertama dari Singapura ini. Sebab, selama ini belum pernah ada penerbangan internasional komersial ke Silangit. Diharapkan paket ini bakal menjadi pemicu ledakan wisata Danau Toba.
 

 


(SUR)