Kemenag belum Dapat Laporan Korban First Travel di Sumut

Farida Noris    •    Selasa, 29 Aug 2017 15:09 WIB
kemelut first travel
Kemenag belum Dapat Laporan Korban First Travel di Sumut
Barang bukti terkait kasus penipuan PT First Travel di Bareskrim Polri, Selasa 22 Agustus 2017, Ant - Reno Esnir

Metrotvnews.com, Medan: Kantor cabang PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel di Medan, Sumatera Utara, tak buka lagi. Penutupan kantor dilakukan setelah Mabes Polri mengungkap kasus dugaan penipuan yang menyeret pemilik First Travel sebagai tersangka.

Kantor cabang First Travel berlokasi di Jalan Brigjen Katamso, Komplek Istana Bisnis Center, Medan. Pantauan Metrotvnews.com, Selasa 29 Agustus 2017, kantor sepi.

"Cabangnya itu perwakilan dari pusat. Dulu saya yang meresmikan bersama anggota DPD RI di April 2017. Dulu kami tidak tahu itu bermasalah. Di Medan juga belum ada korban yang mengadu," kata Kepala Seksi Pembinaan Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Sumut, Bahrum Saleh.

Bahrum menegaskan ia tak menerbitkan izin travel. Kemenag Sumut hanya merekomendasikan travel perjalanan umrah itu sesuai dengan izin dari Kemenag Pusat.

"Kemenag Sumut hanya meninjau, meminta laporan jemaah, melihat kantor dan lain-lain," ujar Bahrum.

Di awal beroperasi, First Travel mengantongi surat-surat lengkap dengan akte notaris. Namun empat bulan beroperasi, belum ada warga yang menjadi calon jemaah umrah First Travel.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan, belum menerima laporan warga yang menggunakan jasa First Travel. Namun begitu, dia mengimbau warga yang menjadi korban melapor ke Polda Sumut.

"Hingga kini, kita belum ada terima laporan. Kita masih tunggu dan siap menindak lanjuti, apalagi di Medan juga ada kantor First Travel. Kita imbau jika ada korban di Sumut segera buat laporan ke Polda Sumut," tegasnya.


(RRN)