Polda Lampung Gagalkan Pengiriman 295 Kg Ganja

Antara    •    Selasa, 08 Jan 2019 15:10 WIB
kasus narkoba
Polda Lampung Gagalkan Pengiriman 295 Kg Ganja
ilustrasi Medcom.id/ Syahmaidar.

Bandar Lampung: Polda Lampung menggagalkan pengiriman 295 kilogram daun ganja kering dan 60 kilogram sabu. Rencananya narkoba tersebut akan dikirim ke Pulau Jawa pada dua tempat berbeda.

295 kilogram daun ganja kering disita di area pemeriksaan Seaport Interdiction, Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan, pada Sabtu, 29 Desember 2018.

"Para pelaku selalu menggunakan jalur darat maupun laut, karena mereka mengetahui aktivitas aparat penegak hukum akan kompleks di akhir tahun. Tapi kami lebih kreatif dan kesiapan anggota yang proaktif," kata Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto di Mapolda Lampung, Bandar Lampung, Selasa, 8 Januari 2019.

Purwadi menjelaskan, dari pengungkapan daun ganja kering itu, polisi mengamankan lima
tersangka, yaitu Andri Kurniawan, 21, Muhammad Nabil, 22, Rahmad Fadhil, 22, Nabila bin Abdul Nasir Bahajjad, 29, dan Berty Irawan, 46.

Sementara itu, pada awal tahun ini, Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Timur juga menemukan dua karung goni berisi narkotika jenis sabu di Desa Mulya Sari, Kecamatan Pasir Sakti. Sabu tersebut diperkirakan mencapai berat 60 kilogram.

Berkaitan dengan kasus tersebut, polisi menangkap satu tersangka atas nama Rahmatulloh, di Jalan Raya Cayur, Kelurahan Kronjo, Tangerang, Provinsi Banten.

Purwadi mengatakan, dengan adanya pengungkapan perkara ini dapat dinilai bahwa Provinsi Lampung akan marak dengan peredaran narkoba dari Aceh menuju Pulau Jawa.

Polda Lampung dan jajaran sebelumnya sudah memprediksi akan ada sesuatu yang akan bergerak di akhir tahun. Berdasarkan prediksi itu, operasi kepolisian pun ditingkatkan.

"Khusus di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni kita tahu akan menjadi sarana penyeberangan dari temuan ini," pungkas Purwadi.


(DEN)