126 Butir Peluru Tajam di Pinggir Sungai

Budi Warsito    •    Minggu, 18 Sep 2016 08:09 WIB
peluru
126 Butir Peluru Tajam di Pinggir Sungai
Ratusan peluru ditemukan di pinggir sungai Aur, di Jalan Berigjen Katamso, Kampung Aur, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Sabtu (17/9/2016). Foto: Budi Warsito/Metrotvnews.com.

Metrotvnews.com, Medan: ‎Yuga Pramana, 7, menemukan 126 butir peluru tajam aktif di pinggir sungai Aur, Jalan Berigjen Katamso, Kampung Aur, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Sabtu (17/9/2016). Penemuan peluru yang diduga buatan Pindad ini sempat membuat warga sekitar gempar.

Yuga mengaku menemukan peluru tersebut saat bermain bersama teman-temannya di sekitar sungai Aur, setelah pulang sekolah. 

‎"Kami sedang mandi-mandi, kemudian menginjak ratusan butir peluru," ujar Yuga di Mapolsek Medan Kota, Sabtu.

Kemudian, Yudi melaporkan temuan peluru itu kepada warga setempat. Mereka yakni, Murni, Syaiful, Majid dan Yahdi. Mendapat laporan tersebut, keempatnya langsung melaporkan hal itu ke Polsek Medan Kota.

Sementara itu, Kapolsek Medan Kota AKP Martuasah Tobing melalui Kanit Reskrim Polsek Medan Kota AKP Martualesi Sitepu menjelaskan, ratusan peluru yang ditemukan Yudi dalam keadaan aktif. Peluru berkaliber 5,56 mili meter x 45 mili meter tersebut ditemukan di dalam jepitan.

"Peluru tersebut buatan Pindad," ucap dia.


Yuga Pramana, 7, menemukan 126 butir peluru tajam aktif di pinggir sungai Aur. Foto: Budi Warsito/Metrotvnews.com.

Martualesi mengatakan, peluru tersebut ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah mendapatkan laporan, kepolisian langsung menuju lokasi dan mengamankan ratusan peluru tajam tersebut.

Martualesi menambahkan, sejumlah saksi telah diperiksa terkait penemuan peluru ini."Hasil lidik sementara koordinasi dengan Brimob Polda Sumut diketahui amunisi ini dipergunakan senpi laras panjang jenis SS1 maupun M16," kata Martualesi. 

Martualesi memastikan, kepolisian akan terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk mengetahui pemilik ratusan butir peluru ini. Selain itu, Martualesi juga menghimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan jika kembali menemukan peluru lainnya.


(AZF)