Kurir Bawa Sabu di Bandara Sibolga Dibekuk

Budi Warsito    •    Selasa, 20 Sep 2016 12:20 WIB
narkoba
Kurir Bawa Sabu di Bandara Sibolga Dibekuk
Kurir sabu yang dibekuk di Bandara dr Ferdinand Lumban Tobing, Sibolga, Sumatera Utara (Foto: MTVN/Budi warsito)

Metrotvnews.com, Medan: Penyelundupan 500 gram narkotika jenis sabu-sabu di Bandar Udara dr Ferdinand Lumban Tobing, Sibolga, Sumatera Utara, digagalkan personel Polresta Medan. Sabu itu hendak diselundupkan ke Kota Palu, Sulawesi Tengah.

‎Kepala Polresta Medan Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, seorang kurir berinisial IW yang membawa sabu itu ditangkap. Diduga kurir sengaja melalui bandara kecil di Sibolga lantaran pengamanan di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, diperketat.

"Pengungkapan peredaran sabu tersebut berdasarkan laporan masyarakat adanya seorang kurir di kasawasan Medan Petisah akan mengedarkan sabu melalui Bandara Sibolga," kata Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto di Markas Polresta Medan, Senin sore (19/9/2016).

Berdasarkan laporan itu, petugas menyelidiki dan menangkap pelaku. "Dari tangan tersangka, petugas mendapatkan lima bungkus sabu yang disimpan di dalam kaus kaki," kata dia.

Diduga kurir sengaja melalui bandara kecil di Sibolga lantaran pengamanan di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, diperketat.

"Ini merupakan modus baru. Kurir narkoba ini memilih Bandara Sibolga untuk mengantarkan sabu ke Kota Palu. Sebab, penjagaan di Bandara Sibolga tidak begitu ketat seperti Bandara Kualanamu," imbuh dia.

Selain itu, mantan Kapolresta Mandailing Natal itu mengatakan, petugas juga menangkap bandar narkoba lainnya di beberapa kawasan di Kota Medan. Tiga tersangka berinisial M, S, dan SH dibekuk di Hotel Borobudur, Jalan Jamin Ginting, Medan. Petugas menyita satu paket narkotika, satu pucuk senjata api jenis FN, dan lima butir peluru.

Sedangkan tersangka bernisial B, warga Pidie, Aceh, diringkus di Jalan Sei Mare, Kelurahan Sei Kambing D, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan. Polisi menyita satu plastik narkotika jenis sabu dan satu pucuk senjata api FN dari tangan tersangka.

"Dalam kasus peredaran narkoba para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (1) subs Pasal 112 Ayat (1) subs Pasal 127 Ayat (1) huruf (a) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman diatas tujuh penjara," pungkas dia.


(TTD)