150 Yacth Ramaikan Sail Karimata di Kepri

Anwar Sadat Guna    •    Sabtu, 08 Oct 2016 17:51 WIB
pariwisata
150 Yacth Ramaikan Sail Karimata di Kepri
Yacht di Pantai Marina Batavia, Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta. Foto: MI/Usman Iskandar

Metrotvnews.com, Batam: Sebanyak 150 yacth atau kapal pesiar dari Singapura bakal mengikuti Festival Bahari Kepri 2016. Kapal-kapal tersebut mulai berdatangan ke Kepulauan Riau (Kepri) saat Sail Karimata resmi dibuka mulai 20-30 Oktober 2016. 

"Sampai dengan hari ini, panitia Festival Bahari Kepri mencatat 150 yacth dari Singapura akan datang ke Kepri. Mereka tak hanya didatangkan oleh operator atau asosiasi yacth, tetapi juga kami datangkan sendiri melalui dua marina kita," kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti, kepada Metrotvnews.com, Sabtu (8/10/2016). 

Kedua marina tersebut adalah Nongsa Point Marina dan Bandar Bintan Telani. Kehadiran dan partisipasi ratusan yacth asing di Sail Karimata adalah bagian dari Wonderful Indonesia Sailing yang dihelat dalam Festival Bahari Kepri 2016. 

"Kehadiran kapal pesiar dan kapal layar tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan destinasi wisata bahari Kepri. Selain di Batam, Bintan, dan Tanjungpinang, kapal-kapal tersebut juga bisa menjajal keindahan pantai di Natuna dan Anambas," kata Guntur. 

Ia menuturkan, saat ini ada sekira 4.000 yacth yang parkir di Singapura dan sangat menguntungkan bila Kepri bila mendatangkan ratusan yacth dari negeri Singa tersebut. Letak geografis Kepri yang berdekatan dengan negara tetangga juga sangat memungkinkan mendatangkan banyak wisatawan ke daerah ini. 

"Dari kehadiran 150 yacth ini saja kami menargetkan bisa mendatangkan 1.500 wisatawan asing. Belum termasuk wisatawan yang secara reguler datang ke Kepulauan Riau," ujarnya.  

Jumlah wisatawan asing itu, tambah Guntur, juga belum termasuk untuk 153 negara bebas visa masuk ke Indonesia.     

Koordinator acara Festival Bahari Kepri 2016, Buralimar, berharap agar penyelenggaraan Sail Karimata di Kepri berjalan lancar. Berbagai persiapan telah dilakukan panitia, baik lokasi pembukaan acara hingga pelaksanaan acara puncak pada 29 Oktober nanti. 

"Berbagai festival kami adakan semenarik mungkin. Kami juga telah mempromosikan Festival Bahari Kepri 2016 di Singapura dan Malaysia, karena ini adalah agenda internasional," kata Buralimar.


(UWA)