Lebih 4.000 KK di Langkat Jadi Korban Banjir

Farida Noris    •    Kamis, 22 Sep 2016 12:19 WIB
banjir
Lebih 4.000 KK di Langkat Jadi Korban Banjir
Ilustrasi banjir, Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Langkat: Banjir melanda Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Hingga berita ini dimuat, 4.701 kepala keluarga dari empat kecamatan terkena dampak banjir.

Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Irwan Syahri, mengatakan banjir melanda empat kecamatan. Yaitu Tanjungpura, Secanggang, Hinai, dan Stabat.

"Banjir terjadi setelah curah hujan yang tinggi dan meluapnya sungai Sei Batang Serangan," kata Irwan melalui sambungan telepon kepada Metrotvnews.com, Kamis (22/9/2016).

Banjir terparah, katanya, terjadi di Kecamatan Tanjungpura. Sebanyak 3.562 kepala keluarga dari 10 kelurahan terdampak banjir.

"Selain itu di Kecamatan Secanggang sebanyak 251 rumah juga terendam banjir seperti di Desa Perkotaan, Karang Gading, Karang Anyar, Selotong. Lalu di Kecamatan Hinai ada 480 rumah juga terendam banjir seperti di Desa Cempa dan Desa Batu Malenggang," terang Irwan.

Sebanyak 410 rumah di Kecamatan Stabat juga terendam banjir. Hingga berita ini dimuat, banjir masih merendam rumah warga.

"Ada juga warga yang sudah mengungsi. Tapi banyak yang masih bertahan karena untuk menjaga barang-barang mereka. BPBD juga sudah mengirimkan air bersih bekerja sama dengan PDAM Tirta Wampu Langkat kepada para pengungsi," ungkapnya.

Menurutnya, berbagai upaya sudah dilakukan oleh warga dan pihak kecamatan dan desa setempat agar air bisa surut seperti dengan memompa air, dan memasang benteng-benteng dari goni.

"Saat ini, air sudah mulai surut seperti di Secanggang dan Stabat. Namun ada juga yang semakin naik seperti di Kecamatan Tanjungpura," ucapnya.


(RRN)