Kapolri Sebut Ekonomi sebagai Senjata di Era Demokrasi

Alwi Alim    •    Rabu, 11 Oct 2017 20:25 WIB
perekonomian
Kapolri Sebut Ekonomi sebagai Senjata di Era Demokrasi
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Metro TV

Metrotvnews.com, Palembang: Ekonomi merupakan senjata di era demokrasi. Artinya, senjata tak lagi menjadi alat untuk mengamankan negara.

Demikian disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat memberikan pengarahan pada mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan. Lantaran itu, memerhatikan perekonomian negara merupakan hal yang paling penting.

Masalah ekonomi, kata Kapolri, dapat mengakibatkan konflik. Misalnya kecemburuan sosial yang berujung perpecahan.

"Untuk menghindari itu perlu pembangunan yang merata sehingga perekonomian pun baik," kata Kapolri, Rabu 11 Oktober 2017.

Menurutnya, Indonesia berpotensi menjadi negara terkuat karena memenuhi tiga aspek yakni angkatan kerja yang besar, Sumber Daya Alam yang banyak untuk bahan baku produksi, dan luas teritorial yang mampu menampung produksi tersebut.

"Tidak banyak negara yang lengkap persyaratan ini. Dan ini berdasarkan prediksi dari sebuah penelitian," terangnya.

Namun, semua ini tidak lepas dari peran pemuda dalam membantu menjaga stabilitas politik dan keamanan, serta membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Saat ini pertumbuhan Indonesia baik yakni diatas 5. Namun, ini harus terus ditingkatkan.

"Jika ini dilakukan dan dibantu pemuda maka 2045 Indonesia mampu menjadi negarq terkuat nomor empat di dunia," pungkasnya. 



(RRN)