Perusak Lingkungan Bisa Dipidana

Alwi Alim    •    Rabu, 13 Sep 2017 14:54 WIB
kebakaran lahan dan hutan
Perusak Lingkungan Bisa Dipidana
Penyerahan empat motor damkar oleh Presiden Direktur PT Minamas Gemilang Haryanto Tedjawidjaja -- MTVN/Alwi Alim

Metrotvnews.com, Palembang: Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan di sejumlah daerah di Indonesia. Di Sumatera Selatan, pelaku karhutla tetap akan dipidana meskipun lahan yang dibakar hanya sedikit.

Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnaen Adinegara menjelaskan, ada UU bahwa membakar lahan di bawah 2 hektare masih diperbolehkan. Meskipun diperbolehkan, tetap saja berdampak pada kerusakan lingkungan.

"Kami sangat peduli dengan lingkungan, karena itu kami akan pidanakan pelakunya," kata Zulkarnaen di Palembang, Rabu 13 September 2017.

Menurut Zulkarnaen, ada tiga langkah untuk mencegah karhutla, yaitu prefentif dan edukatif, pengecekan, serta penegakan hukum. Upaya prefentif dan edukatif dilakukan dengan memberikan penjelasan tentamg pembentukan embung, kanal, dan lain sebagainya.

Sedangkan, pengecekan yaitu dengan turun ke lapangan untuk memeriksa kesiapan. Terakhir, dilakukan penegakan hukum jika ada pelanggaran.

"Setiap perusahaan harus dilengkapi dengan alat pemadaman. Jika tidak, maka kami akan pidanakan. Ini tidak ada alasan lagi," pungkasnya.

Presiden Direktur PT Minamas Gemilang Haryanto Tedjawidjaja menambahkan, pihaknya siap membantu pemerintah mengantisipasi karhutla. Salah satu langkah nyatanya adalah dengan memberikan bantuan empat motor pemadam kebakaran (damkar).

"Ini pertama kali yang dilakukan. Selama ini, kami selalu sendirian berupaya mengantisipasi terjadinya karhutla," ujar Haryanto.

Selain itu, lanjut Haryanto, dibentuk desa peduli api di lima titik di Sumsel. "Kami harap Karhutla tidak lagi terjadi di Sumsel," katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun, karhutla di Sumsel terus menurun dari tahun ke tahun. Pada 2015, sebanyak 736,563 hektare lahan terbakar. Pada 2016, menurun menajdi 978 hektare.

Dengan adanya kerjasama dari beberapa pihak perkebunan serta bantuan dari masyarakat, diharapkan tahun ini karhutla bisa diminimalkan.


(NIN)