PDIP Usung Lis Darmansyah Calon Wali Kota Tanjungpinang 2018

Anwar Sadat Guna    •    Rabu, 20 Sep 2017 16:56 WIB
pilkada 2018
PDIP Usung Lis Darmansyah Calon Wali Kota Tanjungpinang 2018
ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Batam: PDIP Provinsi Kepri akhirnya mengajukan empat nama bakal calon wali kota dan wakil wali kota Tanjungpinang 2018 ke pengurus DPP PDIP, di Jakarta. Keempat nama tersebut telah melalui penjaringan dan seleksi di daerah dan dinyatakan lolos untuk diajukan ke pengurus pusat. 

Keempat nama tersebut, yakni; Lis Darmansyah sebagai bakal calon wali kota Tanjungpinang, dan tiga nama lainnya adalah bakal calon wakil wali kota Tanjungpinang, yakni; Maya Suryanti, Adnan, dan kader PDIP Muhammad Syahrial. 

Sekadar diketahui, Lis Darmansyah saat ini masih menjabat sebagai wali kota Tanjungpinang. Dia akan maju lagi sebagai calon wali kota untuk periode kedua. Jumlah kursi PDIP di DPRD Tanjungpinang sebanyak 7 kursi dan berhak mengajukan calon wali kota tanpa harus berkoalisi dengan partai lain. 

"Setelah keempat nama tersebut dinyatakan lolos, kami langsung mengirimkan nama-nama tersebut untuk mengikuti uji kepatutan dan kelayakan (fit dan proper test) di DPP PDIP, di Jakarta," kata Ketua DPD PDIP Provinsi Kepri, Soerya Respationo, Rabu, 20 September 2017.   

Soerya mengatakan, tes tersebut dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kecakapan dan kelayakan bakal calon yang diusulkan oleh PDIP pada Pilkada Tanjungpinang 2018 mendatang. 

"Proses (fit and proper test) ini melibatkan sekira 20 akademisi dari Universitas Indonesia dan dari Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi)," ujarnya.

Ditegaskan Soerya, tes psikotes akan menunjukkan leadership bakal calon. Setelah itu, tegas dia, barulah dilaksanakan fit and proper test. "Dalam tahap ini, para bakal calon akan ditanyai bermacam-macam hal. Salah satunya mengenai pemahaman mereka tentang permasalahan di Kota Tanjungpinang," jelasnya.

Seseorang yang ingin menjadi pemimpin atau kepala daerah, sambung Soerya, harus mengenal permasalahan di daerah tersebut. Untuk itu, PDIP mewawancarai satu per satu kandidat untuk mengetahui pemahaman mereka tentang daerah, masalahnya, dan juga ideologi Pancasila. 

"Berapa pertanyaan yang diberikan, itu rahasia. Tidak boleh dibeberkan, hal itu sudah diingatkan oleh DPP. Intinya, pertanyaan tentang komitmen dan visi-misi para bakal calon dalam memimpin daerah," papar mantan Wakil Gubernur Kepri ini.

Ia menambahkan, selain akademisi, PDIP juga melibatkan Wakil Sekjen PDIP Enrico Sotarduga dan Idham Samawi untuk mengawasi proses seleksi yang berlangsung di Jakarta. Keduanya akan aktif untuk turut mewawancarai satu per satu bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDIP. 

Sekadar diketahui, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Provinsi Kepri resmi menutup pendaftaran dan pengembalian formulir bakal calon wali kota dan wakil walikota Tanjungpinang 2018. 

Bakal calon Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengaku optimis bisa mengikuti dan menyelesaikan proses seleksi yang berlangsung di DPP PDIP. "Ada beberapa pertanyaan yang ditanyakan, di antaranya soal kepemimpinan dan seluruh proses pencalonan. Insyaallah berjalan lancar semua," kata Lis.


(ALB)