Penerapan Sekolah 5 Hari

90 Persen Sekolah di Batam Terapkan Belajar 2 Shift

Anwar Sadat Guna    •    Kamis, 15 Jun 2017 20:38 WIB
pendidikan
90 Persen Sekolah di Batam Terapkan Belajar 2 Shift
Ilustrasi SMA, Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Batam: Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, belum siap menerapkan kebijakan sekolah lima hari. Sebab, fasilitas sekolah di Batam belum memadai.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin, mengatakan 90 persen sekolah di kota tersebut menerapkan jadwal belajar secara bergantian. Artinya, ada dua jadwal belajar yaitu dari pagi hingga siang, kemudian siang hingga sore.

"Kalau shift pertama saja pulang pukul 16.00 WIB, yang shift dua harus pulang jam berapa," ungkap Muslim di ruang kerjanya, Kamis 15 Juni 2017.

Sekolah dengan menerapkan dua shift itu terjadi lantaran infrastruktur dan fasilitas sekolah belum memadai. Tak semua sekolah dan daerah mampu memenuhi standar pelayanan minimal (SPM) pendidikan.

Selain itu, jumlah guru belum memadai. Guru tak hanya mengajar di kota. Mereka juga mengajar di pulau-pulau di sekitar Kota Batam.

Lantaran itu, Disdik Kota Batam, kata Muslim, akan membahas kebijakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu. Muslim juga meminta Kemendikbud melakukan survei dan sosialisasi agar penerapan kebijakan dapat berjalan sempurna.

"Kalau kami melihatnya, untuk saat ini belum cocok diterapkan di Batam. Permasalahan utama karena kami masih kekurangan ruang kelas," ujarnya. 

Untuk tahun 2017 ini, tambah Muslim, Kota Batam kekurangan 285 ruang kelas. Jumlah tersebut seiring bertambahnya jumlah siswa di tahun ajaran baru ini.

"Jumlah siswa baru Sekolah Dasar (SD) yang masuk di tahun ajaran baru ini mencapai 15 ribu orang, dan siswa SMP mencapai 12 ribu orang," pungkasnya.


(RRN)