Mainan Tradisional Menjauhkan Anak dari Gawai

Budi Warsito    •    Minggu, 23 Jul 2017 15:47 WIB
hari anak nasional
Mainan Tradisional Menjauhkan Anak dari Gawai
Salah satu anak memainkan kelereng, permainan yang jarang lagi disentuh anak karena kemajuan teknologi. (Metrotvnews.com/Budi Warsito)

Metrotvnews.com, Medan: Memperingati Hari Anak Nasional 2017, Yayasan Fajar Sejahtera Indonesia (YAFSI) menyelenggarakan kegiatan yang berisikan permainan tradisional anak-anak di Lingkunhan 17, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Sumatera Utara, Minggu, 23 Juli 2017. 

‎Ketua YAFSI Badriyah mengungkapkan, permainan tradisional anak ini bertujuan untuk ‎menghormati hak-hak anak di seluruh dunia. "Permainan-permainan tradisional sudah jarang dimainkan oleh anak-anak saat ini," kata Badriyah, di Lapangan Lingkungan 17 Kelurahan Binjai, Medan Denai.

Adapun perlombaan yang dimainkan adalah lomba congklak, engklek, enggrang tempurung, gobak sodor dan kelereng. Selain itu ada juga perlombaan tarik tambang untuk dewasa.

"Jadi, anak-anak kembali kita kenalkan dengan permainan tradisional tanpa permainan gawai," ungkapnya.

Ada 150 anak yang ikut menjadi peserta. Dalam kegiatan tersebut YAFSI bekerja sama dengan Senja Wiladhika Foundation (SWF) didukung Himpunan Remaja Mesjid Amal Bakti (Hirmab). 

Kepala lingkungan 17 Kelurahan Binjai Priyanto mengatakan, sangat mendukung acara ini.


(SAN)