Dua Korban Serangan Teroris di Riau Pulang dari RS Bhayangkara

Anwar Sadat Guna    •    Selasa, 22 May 2018 15:55 WIB
Teror di Mapolda Riau
Dua Korban Serangan Teroris di Riau Pulang dari RS Bhayangkara
Suasana Mapolda Riau setelah penyerangan Rabu 16 Mei 2018. (Medcom.id/Anwar Sadat Guna)

Pekanbaru: Kondisi dua korban serangan terduga teroris di Mapolda Riau, AKBP Farid Abdullah dan Bripka Jhon Hendrik sudah membaik. Keduanya sudah pulang dari RS Bhayangkara Polda Riau, Selasa, 22 Mei 2018.

Pantauan Medcom.id, Ruang Mawar dan Ruang Kemuning tempat Farid dan Jhon dirawat tampak sepi. Pintu ruang rawat keduanya juga tertutup rapat, meski di kedua pintu tersebut masih tertera tulisan jam besuk bagi pengunjung.

"Pak Farid dan Pak Jhon Hendrik baru saja pulang. Mereka diantar keluarga masing-masing. Kondisi keduanya sudah membaik sehingga sudah diperbolehkan pulang," ujar seorang perawat jaga di dekat pintu masuk RS Bhayangkara kepada Medcom.id, Rabu, 22 Mei 2018.

Ia mengatakan, pasien atas nama Farid Abdullah juga sudah bisa jalan. Kondisi pasien yang mengalami luka di kepala bagian belakang terus membaik. "Beliau sudah bisa berjalan meski agak pelan," ujarnya.

Adapun Jhon Hendrik hanya mengalami luka di ibu jari sebalah kanan. Kondisi lukanya juga sudah mulai membaik. Meski demikian kedua pasien menjalani rawat jalan. 

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Riau AKBP Sunarto mengatakan, kondisi dua anggota Polda Riau yang menjadi korban serangan terduga tetoris mulai membaik.

Meski demikian, keduanya masih harus menjalani perawatan di RS Bhayangkara Polda Riau. AKBP Farid Abdullah masih harus menjalani perawatan karena luka serius di kepala bagian belakang akibat terkena sabetan samurai pelaku teror.

"Sudah mulai membaik. Namun masih harus menjalani perawatan dari tim medis RS Bhayangkara. AKBP Farid Abdullah sebelumnya menjalani operasi akibat luka di kepala bagian belakang," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, kelompok terduga teroris menyerang Mapolda Riau, Rabu, 16 Mei 2018. Serangan yang dilakukan empat terduga teroris sekitar pukul 09.00 WIB itu melukai tiga anggota Polda Riau.

Mereka adalah Kompol Farid Abdullah, Ipda Auzar, dan Brigadir Jhon Hendrik. Dalam peristiwa itu, Ipda Auzar meninggal di RS Bhayangkara akibat ditabrak mobil yang dikendarai pelaku.

Dalam peristiwa itu, polisi berhasil menembak mati empat pelaku penyerangan di lokasi kejadian. Dua jurnalis juga menjadi korban dalam serangan teror tersebut. Kondisi keduanya juga sudah membaik dan sudah keluar dari RS Bhayangkara.


(ALB)