Bos Abu Tours Bakal Dijemput Paksa Polda Sumsel

Dwi Apriani    •    Selasa, 13 Mar 2018 08:16 WIB
penipuan
Bos Abu Tours Bakal Dijemput Paksa Polda Sumsel
Penggeladahan kantor Abu Tours cabang Palembang, Sumatera Selatan. (ANT/NOVA WAHYUDI)

Palembang: Penyidik Polda Sumatera Selatan bakal jemput paksa bos Abu Tours, Muhammad Hamzah Mamba alias Abu Hamzah dan mantan Kepala Cabang Abu Tours Palembang Ridwan Rasyid. Penyidik mengaku telah melayangkan surat panggilan untuk keduanya. 

"Oleh karena itu sesuai SOP-nya, kami layangkan surat panggilan kedua hari ini (kemarin). Kalau masih tidak memenuhi, kami akan buat surat perintah penjemputan paksa. Apakah nanti akan langsung dilakukan penangkapan atau tidak, kami belum tahu," ujar Kasubdit I/Kamneg Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel AKBP Suwandi Prihantoro, Senin, 12 Maret 2018. 

Suwandi mengungkap, pihaknya telah melayangkan surat panggilan pertama terhadap Abu Hamzah dan Ridwan. Namun keduanya belum memenuhi panggilan pemeriksaan hingga kini.

Dia membeberkan, penyidik pun masih berkoordinasi dengan tim penasehat hukum (PH) Abu Tours. Karena, Abu Hamzah juga dipanggil di polda lain seperti Polda Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, serta Polresta Malang, Samarinda, dan Bareskrim Polri dalam dugaan kasus serupa yakni penipuan.

"Menanyakan di mana posisi Abu Hamzah. Hal itu agar kami yang mendatangi untuk memeriksa yang bersangkutan," kata dia.

Sementara untuk Ridwan, kata Suwandi, tak lagi didampingi tim PH Abu Tours lantaran sudah tak bekerja. Posisi Ridwan saat ini, ujar dia, berada di Makassar, Sulsel, bersama istrinya, Yuli. 

"Kami yang akan datang ke sana untuk memeriksa," ujarnya.

Kini, Polda Sumsel telah membekukan dua rekening Abu Tours atas nama Abu Hamzah. Pembekuan dilakukan agar penyidik bisa mengetahui alliran duit yang telah disetorkan calon jemaah umrah Abu Tours. 

"Makanya dibekukan. Kemarin ada permintaan Abu Tour untuk buka rekening yang dibekukan. Kami tanya untuk apa, apakah untuk bayar tiket atau bayar katering? Kalau mereka bisa menunjukkan bukti-bukti itu, kami buka sebagian," jelasnya.

Meskipun kata Suwandi, Abu Tours Cabang Palembang sudah memberangkatkan 100 peserta umrah pada awal Maret 2018. Hal tersebut tidak mempengaruhi penyelidikan.

"Itu urusan mereka. Kami fokus pada laporan masyarakat. Kalau tidak ditangani, kami yang salah," tandasnya. 


(LDS)