Korban Kebakaran di Karimun Dapat Bantuan Seragam Sekolah

Anwar Sadat Guna    •    Senin, 06 Nov 2017 18:26 WIB
kebakaran rumah
Korban Kebakaran di Karimun Dapat Bantuan Seragam Sekolah
Bantuan tersebut seperti susu, popok, makanan bayi, serta keperluan sekolah.

Metrotvnews.com, Batam: Hari kedua pascakebakaran di Kelurahan Sungai Lakam Batam, Kabupaten Karimun, bantuan terus berdatangan ke posko pengungsian. Bantuan itu di antaranya seragam sekolah dan buku tulis untuk anak-anak korban kebakaran. 

"Alhamdulillah sudah ada bantuan untuk perlengkapan sekolah anak-anak korban kebakaran. Di antaranya seragam sekolah dan alat-alat tulis termasuk buku pelajaran," ungkap Wenderi, Ketua RT 01/RW 02, Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun kepada Metrotvnews.com, Senin, 6 November 2017.

Bantuan perlengkapan sekolah itu, kata Wenderi, disumbangkan oleh Yayasan Buddha Suci Kabupaten Karimun. "Selama dua hari ini, anak-anak korban kebakaran tidak sekolah. Tetapi, mulai besok 7 November 2017, mereka sudah bisa masuk sekolah lagi," ujarnya. 

Adapun untuk bantuan lain, kata dia, sudah cukup. Para pengungsi sudah mendapatkan bantuan seperti, makanan, pakaian, selimut, kain sarung, matras untuk tidur dan beberapa bantuan lainnya. 

Hanya saja, kata Wenderi, para pengungsi belum mengetahui nasib mereka ke depan, apakah mendapatkan bantuan untuk membangun rumah lagi atau tidak. Namun para pengungsi berharap Pemkab Karimun memberikan bantuan agar warga bisa kembali membangun rumahnya. 

"Kami berharap pemerintah dapat membantu agar warga bisa membangun rumah lagi," ujarnya. Sementara itu, Dedy, Koordinator Tim Siaga Bencana (Tagana) Karimun mengatakan, pihaknya saat ini juga melakukan layanan pendampingan psikologi sosial anak korban kebakaran.

"Kami dibantu mahasiswa Karimun melakukan pendampingan untuk memulihkan psikologi anak pascakebakaran," ujarnya. 

Kebakaran hebat terjadi di Tanjungbalai Karimun, Provinsi Kepri, Minggu 5 November 2017 dini hari. Sebanyak 30 rumah warga Pulau Kambing, Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun, ludes dilahap si jago merah dalam kejadian itu.

Sebanyak 30 kepala keluarga (KK) dengan total 117 jiwa kehilangan tempat tinggal. Para korban kebakaran saat ini menempati beberapa lokasi pengungsian.



(ALB)