Sekda Asahan Ditahan Terkait Dugaan Korupsi MTQN

Budi Warsito    •    Selasa, 10 Oct 2017 17:18 WIB
kasus korupsi
Sekda Asahan Ditahan Terkait Dugaan Korupsi MTQN
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Kisaran: Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan resmi menahan Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Sofyan dan Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Asahan Darwin. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-35 di Kabupaten Asahan pada Juni 2016.

Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang bergerak cepat dengan mengangkat Asisten I Bupati Asahan Taufik ZA sebagai Plh (Pelaksana Harian) Sekda Kabupaten Asahan. Pengangkatan Taufik ZA sebagai Plh tertuang dalam dalam Surat Perintah Bupati Asahan Nomor 800/5924.

"Artinya, tugas harian Sekda akan dilaksanakan Plh (Taufik ZA). Sampai ada keputusan inkrahct (berkekuatan hukum tetap) dari pengadilan. Jadi, tidak ada masalah," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Imformasi Rahmat Hidayat Siregar di Kisaran, Asahan, Sumatera Utara, Selasa 10 Oktober 2017.

Sebagai informasi, Sofyan menjabat sebagai Ketua Panitia MTQN ke-53. Sedangkan, Darwin sebagai sekretaris. Keduanya diduga menggunakan anggaran tidak sesuai peruntukkan dan menggelembungkan anggaran.

Acara MTQN ke-53 menghabiskan dana Rp7 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Asahan serta bantuan dana hibah Pemprov Sumut sebesar Rp2 miliar. Berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Utara, kerugian negara diperkirakan mencapai Rp500 juta.

 


(NIN)