Wiranto Perbolehkan Aksi 299 Tapi Elegan

Alwi Alim    •    Kamis, 28 Sep 2017 16:38 WIB
uu ormas
Wiranto Perbolehkan Aksi 299 Tapi Elegan
Wiranto saat menghadiri apel akbar Pancasila dan Deklarasi 5.000 Mahasiswa Bela Negara di Lapangan Hijau UIN Raden Fatah Palembang, MTVN - Alwi Alim

Metrotvnews.com, Palembang: Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan RI Jenderal Tni (Purn) Wiranto mengizinkan pelaksanaan aksi 299. Aksi itu menyuarakan penolakan terhadap Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang organisasi masyarakat.

Menurut Wiranto, aksi itu bakal digelar pada Jumat 29 September 2017. Wiranto menghargai upaya sekelompok orang yang menyuarakan pendapatnya, termasuk di aksi 299.

"Tujuannya menyampaikan pendapat. Jadi silakan saja, asal elegan," kata Wiranto usai apel akbar Pancasila dan Deklarasi 5.000 mahasiswa bela negara di Lapangan Hijau Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah, Palembang, Kamis 28 September 2017.

Penyelenggaraan aksi itu diatur dalam Undang-undang, sehingga aksi dalam bentuk apapun diperbolehkan namun harus berjalan tertib dan aman. Selain itu, ia juga beberapa kali menerima aksi dalam bentuk apapun mengingat selama ini dirinya berkecimpung dibidang kemiliteran. 

"Kalau aksi ini tertib dengan berbaris rapi tentunya sangat baik. Selain itu, pemerintah tentunya akan mendengarkan setiap permintaan dari para aksi ini," pungkasnya.

Ketua Front Pembela Islam (FPI) Sumsel, Habib Mahdi menambahkan FPI memastikan kalau tidak akan mengirim massa untuk ikut serta dalam aksi 299 ini. Namun, ia juga tidak melarang jika ada anggotanya yang ingin ikut serta dalam aksi ini.

"Kalau memang ingin pergi dan ikut aksi. Silahkan saja. Tapi bukan kami yang mengirim melainkan pribadi masing-masing," ujarnya.

Menurutnya, semua aksi itu positif asalkan tidak anarkis dan berjalan tertib. Karena, aksi ini merupakan hak warga negara yang dilindungi UU. 

"Saya sendiri belum tahu apakah berangkat atau tidak karena saat ini di Palembang sedang terkena musibah yakni kepergian mantan wali kota Palembang," pungkasnya. 


(RRN)