Masyarakat Kepri Bantu Rp280 Juta untuk Pengungsi Rohingya

Anwar Sadat Guna    •    Senin, 18 Sep 2017 17:54 WIB
rohingya
Masyarakat Kepri Bantu Rp280 Juta untuk Pengungsi Rohingya
Etnis Rohingya. Foto: AFP

Metrotvnews.com, Batam: Gubernur Kepri Nurdin Basirun mewakili masyarakat Kepri menyerahkan dana bantuan kemanusiaan tahap pertama sebesar Rp280 juta untuk para pengungsi Rohingya yang ada di perbatasan Bangladesh dan Myanmar. 

"Bantuan yang diserahkan merupakan upaya nyata masyarakat Kepulauan Riau (Kepri) untuk turut serta membantu meringankan beban yang dialami para pengungsi Rohingya," kata Nurdin usai menyerahkan dana bantuan kemanusian tersebut, Senin, 18 September 2017. Dana bantuan kemanusian diserahkan melalui Forum Kemanusian Peduli Rohingya Provinsi Kepri di Kota Tanjungpinang.

Nurdin mengatakan, banyak warga muslim etnis Rohingya di Myanmar yang menjadi korban dan terkena dampak dari tragedi yang terjadi di wilayah negara tersebut. "Sebagai warga negara, kita harus turut andil dalam membantu meringankan beban mereka," ujarnya.

Ia menambahkan, banyak upaya yang bisa diberikan jika menilik keadaan Rohingya saat ini. Jika tidak mampu turut serta ke Myanmar, kata Nurdin, maka dengan bantuan dana kemanusian inilah yang bisa diberikan untuk meringankan beban mereka.

Tak lupa ia berharap doa serta bantuan dari seluruh masyarakat Kepri untuk dapat membantu meringankan krisis dan tragedi kemanusian di Rohingya. "Karena, duka Rohingya adalah duka kita semua, mari kita berdoa agar warga dan para pengungsi Rohingya segera dapat terlepas dari permasalahan ini," tambahnya.

Dalam kegiatan penggalangan dana kemanusian ini, Nurdin meminta langsung Sekdaprov Kepri Arif Fadillah untuk membentuk tim panitia dari pemerintah provinsi untuk ikut serta membantu penggalangan dana di Kepri.

Ketua Forum Kemanusian Peduli Rohingya Provinsi Kepri, Ustdaz Ahmad mengatakan, pengumpulan dana ini merupakan tahapan awal penyelenggaraan bantuan untuk Rohingya dan ke depan ada tahapan selanjutnya. 

"Jika memungkinkan, nantinya juga akan mengutus relawan-relawan dari Tanjungpinang yang bersedia turun langsung ke lokasi di perbatasan Bangladesh," kata Ahmad. 

Ia menuturkan, keadaan pengungsi di perbatasan Bangladesh semakin hari bukannya makin membaik, tetapi malah memburuk. Saat ini ada sebanyak 420 ribu jiwa etnis Rohingya yang telah mengungsi ke Balngladesh. 

"Untuk itu, kami tidak menutup donasi dan akan tetap membuka jika masih ada yang ingin menyumbang," tuturnya.

Data yang dihimpun, pengumpulan dana kemanusian sudah dimulai sejak dua pekan lalu seusai melaksanakan salat ghaib di Lapangan Pamedan, Kota Tanjungpinang. Saat itu terkumpul dana sebesar Rp26 juta.

"Dan hingga hari ini sudah terkumpul dana sebanyak Rp322 juta. Untuk tahap pertama ini penyaluran dana sebesar Rp280 juta yang akan dikirimkan langsung perwakilan Forum Kemanusian Peduli Rohingya Provinsi Kepri ke lokasi pengungsian di perbatasan Bangladesh dan Myanmar," pungkasnya.


(ALB)