Nelayan dan Pekerja Tambang di Babel Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem

Rendy Ferdiansyah    •    Rabu, 06 Dec 2017 14:36 WIB
cuaca ekstrem
Nelayan dan Pekerja Tambang di Babel Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
Ilustrasi

Pangkalpinang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengimbau nelayan dan pekerja tambang untuk selalu waspada. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkpinang, sejumlah wilayah di Babel akan dilanda cuaca ektrem.

"Cuaca ekstrem terjadi baik di darat maupun di laut, untuk itu kita mengimbau masyarakat waspada," kata Kepala BPBD Babel Najamudin, Rabu, 6 Desember 2017.

Menurut Najamudin, cuaca saat ini sangat berbahaya bagi nelayan dengan perahu tradisional. Apalagi, pertumbuhan awan comulonimbus, awan yang bisa menyebabkan ketinggian gelombang meningkat, cukup tinggi.

"Bagi nelayan sudah pasti ketinggian gelombang dan kecepatan angin saat ini berbahaya," ujarnya.

Sedangkan, untuk pekerja tambang, curah hujan yang tinggi harus diwaspadai. Sebab, kondisi tanah bekas galian yang labil dan mudah longsor.

"Pekerja tambang kita minta berhenti bekerja jika hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Sebab berbahaya, tekstur tanal galian mudah longsor. Ini berbahaya," terang Najamudin.

Warga yang tinggal di daerah rawan banjir juga harus waspada. Upayakan selokan dan saluran air bersih, sehingga tidak membuat tersumbat hingga berujung banjir.


(NIN)