Densus 88 Sita Panah di Rumah Terduga Teroris di Kampar

Anwar Sadat Guna    •    Selasa, 24 Oct 2017 17:45 WIB
terorisme
Densus 88 Sita Panah di Rumah Terduga Teroris di Kampar
Densus 88 dan Polda Riau memasang police line di rumah terduga teroris W alais AA di Pandau, Kampar, Riau, Selasa, 24 Oktober 2017

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dan Polda Riau menyita sejumlah barang bukti di rumah terduga teroris di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Selasa, 24 Oktober 2017. Satu di antara barang bukti itu adalah panah. 

"Beberapa barang bukti diamankan di rumah terduga teroris inisial W alias AA di Perumahan Pandau Permai, Kabupaten Kampar, Riau. Di antaranya, panah, handphone, dan buku tabungan," ungkap Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo di Mapolda Riau, Selasa, 24 Oktober 2017.

Suasana di rumah terduga teroris W alias AA di Perumahan Pandau Permai, Kampar, Riau, Selasa, 24 Oktober 2017.

Guntur mengatakan, tim Densus 88 dan Polda Riau juga menyita beberapa buku agama. Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan. 

"Operasi penangkapan terduga teroris di Kampar berlangsung pagi tadi pukul 06.00 WIB. Terduga teroris W alias AA ditangkap pukul 07.15 WIB, di Jalan Kopkar Raya, Perumahan Pandau Permai, Kampar," jelasnya.

Selain W alias AA, Densus 88 dan Polda Riau juga menangkap terduga teroris inisial I alias BSS di wilayah Pandau, Kampar. "Terduga teroris W alias AA adalah Amir untuk wilayah Pekanbaru. Dan merupakan jaringan terduga teroris di Jambi," kata Guntur.


Warga menyaksikan penggeledahan di rumah salah satu terduga teroris inisial W alias AA di Kampar, Riau, 24 Oktober 2017.

Selain itu, terduga teroris tersebut juga mengetahui adanya pelatihan membuat bom dan pelatihan menembak di Jambi. Kedua terduga teroris tersebut bersama dua rekan lainnya telah diamankan Densus 88 dan Polda Riau.

"Keempat terduga teroris sempat dibawa ke Mapolda Riau untuk proses interogasi. Selanjutnya mereka akan dibawa ke Jakarta untuk pengembangan lebih lanjut di Mako Densus 88 Antiteror Polri," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Densus 88 Antiteror Mabes Polri bersama Polda Riau menangkap empat orang terduga teroris, di empat tempat berbeda di Provinsi Riau, Selasa, 24 Oktober 2017. Keempat terduga teroris merupakan Jaringan Anshori Daulah (JAD).

Operasi penangkapan terhadap keempat terduga teroris tersebut berlangsung mulai pukul 06.00 WIB. "Terduga teroris yang ditangkap pertama yakni W alias AA dan BSS di Pandau, Kampar, Riau," ungkap Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo di Mapolda Riau, Selasa, 24 Oktober 2017

Dari situ, Densus 88 bersama Polda Riau bergerak ke arah Pekanbaru, tepatnya di Kelurahan Tangkerang Timur. Di lokasi ini, petugas menangkap AZ. "Terduga kami tangkap sekira pukul 08.00 WIB," ujarnya.

Operasi pennagkapan terduga teroris di Riau berlanjut. Sekira pukul 10.00 WIB, Densus bersama Polda Riau menangkap H di Perumahan Taman Griya Angrek, Kabupaten Kampar, Riau. "Keempat terduga tetoris ini ditangkap di jalan di sekitar tempat tinggal mereka," ungkapnya.

Guntur menjelaskan, keempat terduga teroris merupakan bagian dari Jaringan Anshori Daulah (JAD). Mereka masih memiliki keterkaitan dengan jaringan teroris yang ditangkap di Jambi belum lama ini.

"Iya, masih jaringan yang di Jambi. Mereka belajar merakit bom di sana," ungkapnya. Setelah dilakukan interogasi oleh petugas di Mapolda Riau, terungkap bahwa jaringan terduga teroris di Pekanbaru sedang merencanakan untuk melakukan penyerangan. 

"Mereka sedang merencanakan untuk melakukan penyerangan ke markas Polsek, Polres, dan Polda Riau. Saat ini kami masih terus dalami kasus ini," jelasnya.


(ALB)