Pengungsi Banjir Aceh Utara Capai 16 Ribu Jiwa

Amiruddin Abdullah Reubee    •    Rabu, 06 Dec 2017 18:39 WIB
banjir
Pengungsi Banjir Aceh Utara Capai 16 Ribu Jiwa
Warga mengevakuasi keluarganya yang terisolir menggunakan perahu di kawasan ibukota Lhoksukon, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Aceh, Selasa (5/12). -ANTARA FOTO/Rahmad-

Aceh Utara: Banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, kian meluas. Dari 27 kecamatan di wilayah setempat, 23 di antaranya dilanda banjir.

Hal itu akibat meluapnya Sungai Krueng Peutoe, Krueng Pirak, Krueng Keureutoe, Krueng Pase, Krueng Buloh dan Sungai Krueng Jambo Aye. Ditambah lagi dengan guyuran hujan terus menerus sejak lima hari terakhir.

Ketinggian air di kawasan permukiman warga berkisar 50 sentimeter hingga 3 meter. Kawasan paling parah dilanda air bah itu meliputi Kecamatan Matangkuli, Pirak Timu, Cot Girek, Paya Bakong, Tanah Luas dan Lhok Sukon ibukota Kabupaten Aceh Utara.

Untuk menghindari kungkinan buruk, sedikitnya 16.375 jiwa harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi seperti balai desa, gedung sekolah dan di atas badan jalan. Data sementara yang diperoleh Media Indonesia, dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, pada Rabu (6/12), para pengungsi tersebar di 56 titik yang meliputi 23 Kecamatan. Di ataranya di Kecamatan Lhok Sukon 8.586 jiwa, Kecamatan Pirak Timu 3.287 jiwa dan Matangkuli 2.772 jiwa. 

"Itu data sementara yang saya kumpulkan, tapi sekarang ada mencoba pulang ke rumah katena air mulai surut" kata Kepala BPBD aceh Utara, Munawar.

Di ibukota Kabupaten itu, ketingian air berkisar 50 sentimeter hingga 1 meter. Kantor-kantor pemerintah, rumah sakit dan Polsek Lhoksukon juga ikut tergenang. Ratusan toko, warung dan kedai di pusat pasat kota itu juga tergenang. Bahkan aktivitas jual beli atau kegiatan bisnis di sebagian kota tersebut sempat lumpuh akibat banjir.

Di Kawasan Desa Hueng Kecamatan Tanah Luas dan Landing Kecamatan Lhok Sukon, warga harus mengingsia ke atas badan jalan. Puluhan kenderaan roda dua dan mini busilik warga setempat harus diparkit di atas pinggiran jalan nasional Banda Aceh - Medan.

Pada bagian lain, Bank BRI Cabang Lhok Seumawe, menyerahkan bantuan berupa beras, minyak goreng, mi instan dan bahan pokok lainnya kepada korban banjir di Aceh Utara. 

"Untuk lebih terkoordinir kami serahkan melalui BPBD. Walaupun nilainya sekitar Rp 26 juta, ini sebagai rasa simpati kepada mereka yang menimpa musibah" kata Saleh Husin, Asisten Manejer Operasional dan Pelayanan. 



(ALB)