Dishub Sumsel Petakan Wilayah Operasional Taksi Online

Alwi Alim    •    Jumat, 20 Oct 2017 16:40 WIB
taksi online
Dishub Sumsel Petakan Wilayah Operasional Taksi Online
Ilustrasi. MTVN/M Rizal

Metrotvnews.com, Palembang: Dinas Perhubungan Sumatera Selatan masih menanti proses pengesahan aturan baru transportasi online yang dikeluarkan Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi. Namun, pengkajian dan penerapan aturan sudah mulai dijalankan

"Tunggu pengesahan dulu baru dapat diterapkan," kata Kasi Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Sumsel, Fansuri saat ditemui di Pemprov Sumsel, Jumat, 20 Oktober 2017.

Saat ini pihaknya tengah memetakan wilayah operasional taksi online sehingga tidak mengganggu trayek taksi konvensional. Sedangkan untuk aturan lainnya disesuaikan dengan pemerintah pusat.

Ketua Organda Palembang, Sunir Hadi, mengaku senang dengan sembilan poin perubahan tersebut. Hal ini dapat meredakan kisruh antara taksi online dan konvensional di Palembang.

"Kami menerima sembilan perubahan ini agar tidak kisruh lagi," katanya.

(Klik: Sembilan Poin terkait Revisi Peraturan Taksi Online)

Berdasarkan data yang dihimpun Organda ada sekitar 2.400 anggota yang juga memiliki angkutan kota di Palembang. Sedangkan untuk sopir pihaknya tidak melakukan pendataan.

"Biasanya jumlah sopir itu melebih jumlah angkot,"  ujarnya.

Terkait banyaknya penilaian masyarakat tentang aksi ugal-ugalan taksi konvensional, ia mengatakan bahwa itu hanyalah oknum yang merusak citra angkutan konvensional. Pihaknya selalu mengingatkan kepada para pemilik untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.

"Tidak semua taksi konvensional itu cenderung ugal-ugalan, itu hanya oknum sopir tanpa diketahui sang pemilik angkot," pungkasnya.

(Baca: Taksi Online Diwajibkan Memakai Stiker Khusus)


(SUR)