Mufidah Kalla Ingin Generasi Muda tak Lupakan Kekayaan Budaya

Dheri Agriesta    •    Rabu, 29 Nov 2017 22:39 WIB
seni dan budaya
Mufidah Kalla Ingin Generasi Muda tak Lupakan Kekayaan Budaya
Warga membawa "Talam" yang berisikan makanan di atas kepalanya saat mengikuti Festival Pesona Budaya Minangkabau 2016. ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi

Tanah Datar: Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Mufidah Jusuf Kalla meminta masyarakat melestarikan budaya yang mereka miliki. Kekayaan budaya harus dikenalkan kepada generasi muda.

"Negara Indonesia merupakan negara kaya akan ragam budaya yang unik di daerah masing-masing," kata Mufidah saat membuka Festival Pesona Budaya Minangkabau di Istana Basa Pagaruyung, Tanah Datar, Rabu 29 November 2017.

Namun, kesadaran akan budaya seolah hanya dimiliki generasi tua. Perkembangan teknologi dikhawatirkan dapat mengikis ketertarikan generasi muda terhadap budaya lokal.

"Karena dianggap kuno," tambah Mufidah.

Mufidah mengapresiasi penyelenggaraan festival budaya serupa ini. Kata dia, selain mengenalkan budaya kepada generasi muda, festival serupa ini juga mengenalkan budaya kepada turis.

Hal ini membuat turis mengetahui seluk beluk budaya dan kuliner yang dimiliki daerah. Sehingga, mereka tertarik untuk datang berkunjung dan berpelesir.

"Hal ini sejalan dengan strategi pembangunan nasional yang mengembangkan pesona budaya," kata Mufidah.

Pesta pembukaan Festival Pesona Budaya Minangkabau diselenggarakan di Istana Basa Pagaruyuang, Tanah Datar. Mufidah yang tiba bersama rombongan disambut dengan tarian pasambahan dari pemuda dan pemudi setempat.

Beragam penampilan budaya juga ditampilkan di hadapan Mufidah. Bahkan, Mufidah juga mengikuti prosesi makan bajamba di Istana Basa Pagaruyuang.

Makan bajamba ini memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan melibatkan 1117 jamba (nampan besar berisi makanan). Jamba-jamba ini merupakan sumbangsih dari masyarakat di seluruh Kabupaten Tanah Datar dan perwakilan kabupaten/kota se Sumatera Barat.


(LDS)