Komnas PA Jenguk Bocah M yang Dianiaya Orangtua Angkat di Medan

Budi Warsito    •    Selasa, 20 Sep 2016 16:44 WIB
kekerasan anak
Komnas PA Jenguk Bocah M yang Dianiaya Orangtua Angkat di Medan
Aris Merdeka Sirait jenguk bocah korban penganiayaan di Medan, MTVN - Budi Warsito

Metrotvnews.com, Medan: Ketua Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak‎ (PA) Aris Merdeka Sirait menjenguk M, 8, yang menjadi korban penyiksaan oleh orangtua dan saudara angkatnya. Kini, M masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Polda Sumatera Utara, Kota Medan.

Aris menemui M yang masih terbaring di bangsal rumah sakit, Selasa 20 September. Aris berbincang dengan M dan memberinya semangat untuk sembuh.
 
Aris mengaku prihatin dengan kondisi M. Aris pun berjanji menangani masalah itu dengan serius.

"Ini merupakan kejahatan kemanusiaan," kata Aris usai menjenguk M.

Aris mengatakan kondisi M memprihatinkan. Banyak luka pada tubuh M.

"Ia tidak pernah dikasih makan dan sering disiksa sewaktu diasuh oleh YL dan S, orangtua angkatnya. M mendapat perlakuan tak wajar," lanjut Aris.

Aris menegaskan kekerasan terhadap M merupakan pelanggaran hak asasi manusia. Apapun alasannya, anak-anak tak boleh disiksa.


(Tim medis menangani bocah M yang menjadi kroban penganiayaan di Deli Serdang, MTVN - Budi Warsito)

Komnas PA, kata Aris, akan berkoordinasi dengan Polsek Medan Pelabuhan Pelabuhan untuk menangani masalah tersebut. Sehingga, masa depan M dapat lebih baik.

Sementara itu, Polsek masih memeriksa pasangan suami istri YL dan S sebagai tersangka. Selain itu, polisi juga menetapkan tiga saudara angkat M menjadi tersangka yaitu RH, DRS, dan DC.

Baca: Bocah M Dianiaya Orangtua dan Saudara Angkatnya

Pada Jumat 16 September, sekelompok warga membawa M dan seorang korban lain, HH, ke RS Bhayangkara. Beberapa luka ditemukan pada tubuh keduanya. 

"Luka M cukup parah. Dia disiram air panas," kata Suhendri, warga Jalan Sidomulyo, Kabupaten Deli Serdang, yang membawa M ke rumah sakit.

Baca: Bocah Dirawat di RS Diduga Jadi Korban Penganiayaan Kerabat
 


(RRN)