TNI AL: Banyak Kapal Terlibat Menyelundupkan BBM Ilegal

Anwar Sadat Guna    •    Sabtu, 03 Sep 2016 14:58 WIB
bbm ilegal
TNI AL: Banyak Kapal Terlibat Menyelundupkan BBM Ilegal
Tim WFQR Lantamal IV mengawasi kapal tanker MT Angeline 2 saat merapat di dermaga Mentigi Tanjunguban, Pulau Bintan, Provinsi Kepri, Jumat (2/9/2016). Foto: Metrotvnews.com/Anwar Sadat Guna

Metrotvnews.com, Tanjungpinang: Kapal tanker MT Angeline 2 yang ditangkap Tim WFQR Lantamal IV TNI AL, di perairan utara Lagoi, Pulau Bintan, Kepri, telah merapat di dermaga Mentigi, Tanjunguban. Seluruh ABK beserta nakhoda diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut. 

Kepala Dinas Penerangan (Kadispenal) Lantamal IV Mayor Josdy mengatakan seluruh kru kapal masih dimintai keterangan di Pos TNI AL Mentigi, Tanjunguban. Para kru kapal itu nantinya dibawa ke Mako Lantamal IV untuk dipertemukan dengan kru kapal MT Vier Harmoni yang sudah ditangkap lebih dahulu. 

"ABK dan nakhoda kapal MT Angeline 2 nanti akan dikumpulkan bersama para ABK kapal Vier Harmoni. Mereka akan menjalani pemeriksaan lanjutan dalam kasus dugaan penyalahgunaan BBM ilegal di laut," kata Josdy, kepada Metrotvnews.com, Sabtu (3/9/2016). 

Ia mengungkapkan, Tim WFQR Lantamal IV masih terus mengembangkan kasus dugaan penggelapan BBM ilegal yang melibatkan kapal tanker MT Vier Harmoni. Hasil penyelidikan awal, ungkap Josdy, masih ada rangkaian atau keterlibatan kapal lain dalam tindak kejahatan ini. 

"Kejahatan ini melibatkan sindikat internasional. Tim WFQR masih berada di lapangan untuk melakukan pengembangan, dan mengejar kapal lain yang diduga terlibat dalam kasus ini," ujarnya. 

Josdy belum dapat menyebutkan identitas para ABK dan nakhoda kapal MT Angeline 2 dengan alasan penyelidikan atas kasus ini masih berjalan.

Diberitakan sebelumnya, Tim WFQR Lantamal IV bekerja sama dengan Gugus Keamanan Laut Barat (Guskamlabar) menangkap kapal MT Angeline 2 di perairan utara Lagoi, Pulau Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis 1 September sekira pukul 16.50 WIB. Kapal ini mengangkut 300 ton solar dari perairan Kuantan, Malaysia. 

Komandan Lantamal IV Laksma S. Irawan mengatakan kapal MT Angeline 2 merupakan target operasi tim WFQR Lantamal IV. Kapal tersebut diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan BBM ilegal bersama dengan kapal MT Vier Harmoni yang lebih dulu ditangkap di perairan Pulau Dato, Kalimantan Barat (Kalbar), 24 Agustus lalu.


(UWA)