Usai SP3 15 Perusahaan, Polda Riau Tersangkakan 2 Korporasi Pembakar Hutan

   •    Rabu, 14 Sep 2016 20:08 WIB
kebakaran hutan
Usai SP3 15 Perusahaan, Polda Riau Tersangkakan 2 Korporasi Pembakar Hutan
Petugas Manggala Agni dibantu petugas Kepolisian berusaha memadamkan kebakaran lahan gambut di Pekanbaru, Riau, Selasa (13/9). (Ant/Rony Muharrman)

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Sorotan tajam tengah teruju pada Kepolisian Daerah Riau. Penyebabnya, penerbitan Surat Penghentian Penyidikan (SP3) pada 15 perusahaan tersangka pembakar hutan. Namun, Polda Riau kembali menetapkan dua korporasi lain dengan kasus yang sama.

Direktur Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Rivai Sinambela menjelaskan, kedua perusahaan yang ditetapkan sebagai tersangka itu adalah PT Wahana Sawit Subur Indah (WSSI) dan PT Sontang Sawit Permai (SSP).

"PT WSSI, minggu ini telah kita tetapkan sebagai tersangka. Yakni direktur utamanya berinisial OA. Dalam waktu dekat akan kita limpahkan ke kejaksaan," kata Rivai di ruang gelar perkara Ditkrimsus Polda Riau, seperti dikutip Antara, di Pekanbaru, Rabu (14/9/2016).


Anggota Satgas Rakyat Riau Tolak SP3 berunjuk rasa di depan Mapolda Riau di Pekanbaru, Riau, Senin (25/7/2016). (Ant/Ronny Muharrman)

PT SSP secara korporasi telah ditetapkan sebagai tersangka. Untuk pihak yang bertanggung jawab di perusahaan, kata Rivai, pihaknya segera melakukan pemeriksaan termasuk susunan struktur perusahaan.

Baca: SP3 Kasus Kebakaran Hutan Bisa Dilakukan Praperadilan

PT WSSI, kata Rivai, merupakan perusahaan perkebunan sawit yang berada di Kabupaten Siak. Luas lahan yang terbakar di perusahaan itu mencapai 80 hektare.

Sedangkan, lahan yang terbakar milik PT SSP di Kabupaten Rokan Hulu mencapai 40 hektare. "Jadi total luas lahan yang terbakar di kedua perusahaan itu mencapai 120 hektare," tegasnya.


Petugas memadamkan kebakaran lahan. (Ant/Ronny Muharman)

Kepala Subdit IV Ditkrimsus Polda Riau AKBP Hariwiyawan Harun menjelaskan, lahan PT WSSI sebenarnya terbakar pada 2015. Namun, penyidik baru dapat meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan pada tahun ini setelah menemukan sejumlah bukti dan memeriksa saksi-saksi.

PT WSSI mengantongi izin pelepasan kawasan hutan dari Kementerian Kehutanan pada 2005 dengan luas lahan mencapai 5.720 hektare.

Sementara, lahan PT SSP terbakar pada Agustus 2016. Penyelidikan polisi menyimpulkan bahwa perusahaan yang memiliki luas lahan 1.500 haktare itu sengaja membakar lahan di area tertentu.

"Modusnya adalah dengan membuat sekat kanal pada area tertentu sehingga lahan yang dibakar tidak meluas ke lahan yang telah ditanami sawit," kata Rivai.

Setidaknya ada dua area yang terbakar di perusahaan itu, masing-masing adalah Blok A18 dan A19. Kedua blok itu berada di antara dua lahan yang telah ditanami sawit. Ia mengatakan perusahaan telah begitu rapi merangkai kanal sehingga api tidak menyebar ke lahan yang ditanami sawit.



Sebelumnya, Polda Riau menerbitkan SP3 untuk 15 perusahaan. Mayoritas adalah perusahaan pemegang Hutan Tanaman Industri (HTI). Lima belas perusahaan itu sempat disangka sengaja membakar lahan pada 2015.

Baca: Wakil Ketua DPR Minta SP3 Kebakaran Hutan Diusut


Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar. (Ant/Akbar Nugroho Gumay)

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menjelaskan, polisi mengeluarkan SP3 dengan berbagai pertimbangan, yaitu penyidik tidak menemukan unsur pidana, tidak cukup alat bukti, atau kasus tersebut ternyata bukan pidana. "Salah satu di antaranya itu bisa menjadi alasan untuk SP3, karena unsur tidak terpenuhi," ucapnya.


(SAN)

70 Rumah Rusak akibat Kebakaran Hutan di Australia

Senin, 19 Mar 2018 12:39

Kebakaran hutan yang terjadi pekan lalu di wilayah tenggara Australia mulai terlihat dampaknya. Sedikitnya 70 rumah rusak, aliran…

  • Kebakaran Hutan di India Tewaskan 9 Orang

    Senin, 12 Mar 2018 15:07

    Sejumlah pendaki diduga tersesat saat melarikan diri dari kobaran api.

  • 25 Titik Panas Muncul di Sumatera

    Senin, 05 Mar 2018 11:02

    Puluhan titik panas itu terpantau melalui Satelit Terra & Aqua pada Senin, 5 Maret 2018, pagi. 

  • Polisi Tangkap Seorang Tersangka Pembakar Lahan di Dumai

    Rabu, 28 Feb 2018 20:46

    Polisi menangkap tersangka pembakar lahan di Kota Dumai, Riau. Tersangka diduga sengaja membakar lahan untuk areal pertanian. Polres…

  • Menteri LHK: Hotspot Meningkat 20 Persen Dibandingkan Tahun Lalu

    Rabu, 28 Feb 2018 20:46

    Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menyebut sepanjang awal tahun 2018, titik api atau hot spot indikasi kebakaran…

  • Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Meluas

    Kamis, 22 Feb 2018 01:43

    Kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau meluas ke perbatasan Indonesia-Malaysia. Kepulan asap tebal dari hutan rawa gambut yang…

  • Kebakaran 50 Hektare Lahan di Riau Dipadamkan dengan Water Bombing

    Rabu, 21 Feb 2018 15:54

    Kebakaran hutan dan lahan masih melanda wilayah Riau, salah satunya di Kepulauan Meranti. Lebih dari 50 hektare wilayah hangus terbakar…

  • 4 Provinsi Siaga Darurat Kebakaran Hutan

    Rabu, 21 Feb 2018 11:54

    Sebanyak empat provinsi telah memberlakukan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan.

  • Tips Belanja Online Aman saat Harbolnas 2017

    bukalapak     Senin, 11 Dec 2017 10:00

    Harbolnas 2017 akan berlangsung pada 11 hingga 15 Desember.

    5 Kejutan Bukalapak di Harbolnas 2017

    bukalapak     Selasa, 12 Dec 2017 08:55

    Bukalapak salah satu toko online yang berpartisipasi di Harbolnas 2017.

  • BBPOM Sita 6 Ton Lengkong Berformalin di Langkat

    makanan berformalin     Sabtu, 26 May 2018 18:22

    Penggerebekan berawal saat BBPOM Medan menemukan takjil berformalin yang dijual di pasar tradisional Medan.

  • 295 Mantan Napi Teroris Belum Dideradikalisasi

    terorisme     Jumat, 25 May 2018 19:38

    Dari sekitar 630 mantan terpidana teroris (napiter), baru 335 di antaranya yang sudah ikut program deradikalisasi.

  • Ratusan Mantan Narapidana Teroris belum Clean

    terorisme     Jumat, 25 May 2018 18:53

    Suhardi meminta Kemendagri ikut membantu mencari tahu keberadaan para mantan napiter yang belum mengikuti program deradikalisasi ini. 

  • Terduga Teroris di Sumbar Dilepas

    terorisme     Jumat, 25 May 2018 17:54

    FH hanya diketahui menjadi salah satu simpatisan ISIS dan tidak terhubung dengan jaringan teroris.

  • Tiket Mudik KA Medan-Tanjungbalai Ludes

    Mudik Lebaran 2018     Jumat, 25 May 2018 17:15

    Tiket kereta api Medan-Tanjungbalai sudah habis untuk keberangkatan 13-16 Juni 2018. Sedangkan tiket Tanjungbalai-Medan habis…

  • Nelayan Selundupkan Sabu untuk Modal Nikah

    narkoba     Jumat, 25 May 2018 13:58

    Tersangka mendapat upah Rp1,5 juta.

  • KPPU Pusat Belum Temukan Indikasi Kartel Pangan

    kartel     Jumat, 25 May 2018 12:15

    Ketersediaan komoditas maupun pangan saat ini masih mencukupi. Harga pangan juga masih normal.  

  • Banda Aceh Terapkan Kawasan Tanpa Rokok

    rokok     Kamis, 24 May 2018 20:17

    Pemerintah Kota Banda Aceh mulai menerapkan kawasan tanpa rokok seperti diatur dalam peraturan daerah atau Qanun Nomor 5 Tahun 2016.

  • Dua Kurir 134 Kg Sabu Dituntut Hukuman Mati

    narkoba     Kamis, 24 May 2018 19:54

    Keduanya dianggap bersalah membawa sabu seberat 134,3 kilogram dari Aceh ke Medan.

  • Dosen USU Penyebar Ujaran Kebencian Diopname

    terorisme     Kamis, 24 May 2018 17:47

    Himma terpaksa diopname di RS Bhayangkara Medan lantaran kondisinya drop pascaditahan.

  • More