Kapolri: 31 Orang Ditangkap Terkait Bom Kampung Melayu

Alwi Alim    •    Jumat, 16 Jun 2017 20:14 WIB
ledakan di kampung melayu
Kapolri: 31 Orang Ditangkap Terkait Bom Kampung Melayu
Kapolri Jenderal Tito Karnavian (berpeci) saat berada di Mapolda Sumsel, Jumat, 16 Juni 2017. (Metrotvnews.com/Alwi Alim)

Metrotvnews.com, Palembang: Kepolisian Republik Indonesia tidak ingin ada aksi teror bom saat Idulfitri 2017. Sel-sel jaringan teroris di Indonesia pun telah diawasi Polri, termasuk menangkap 31 orang sejak insiden bom Kampung Melayu.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan 31 orang itu terkait aksi teror bom di Kampung Melayu dan rencana teror bom di Medan, Jambi, dan Sulawesi Selatan. "Kami tidak main-main soal aksi teror bom ini," kata Tito di Mapolda Sumsel, Palembang, Jumat, 16 Juni 2017.

Baca: Motivator Pelaku Bom Kampung Melayu Ditangkap

Tito menambahkan, jajarannya telah mendeteksi keberadaan sel jaringan teroris. Mereka merupakan anggota jaringan Bahrun Naim yang merencanakan serangan teror di berbagai provinsi di Indonesia. 

Tetapi, polisi kesulitan untuk menangkap anggota jaringan. Penyebabnya, UU 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme tidak memberi kewenangan penangkapan sebelum terjadi pengeboman.

Baca: Strategi ISIS, dari Suriah ke Kampung Melayu

Demi memastikan keamanan Lebaran, Tito memerintahkan jajarannya menyisir tempat-tempat keramaian. Ramadan dan Lebaran kali ini, kata dia, masuk dalam penanganan aksi teror. "Anggota tidak ada yang boleh libur," tuturnya.


(SAN)