Polisi Dalami Penembakan oleh Polisi di Lubuklinggau

Lukman Diah Sari    •    Rabu, 19 Apr 2017 09:58 WIB
penembakan
Polisi Dalami Penembakan oleh Polisi di Lubuklinggau
Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi akan mendalami kasus berondongan tembakan yang dilakukan polisi terhadap mobil berisi tujuh penumpang di Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Kapolda Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto menyatakan bakal menindak anggotanya yang bersalah. "Bila ada salah (prosedur) akan saya proses pidana," kata Budi, Rabu 19 April 2017. 

Agung menerangkan, awalnya petugas sedang melakukan razia pada Selasa siang 18 April. Namun, mobil bernomor polisi BG 1488 ON itu justru semakin melesat saat hendak dihentikan petugas. 

"Bahkan, hampir menabrak tiga anggota. Sempat dikejar, tapi tetap tak berhenti dan hampir menabrak masyarakat. Anggota juga sudah memberikan tembakan peringatan," kata Budi. 

Budi memaparkan, dalam prosedur operasi standar, polisi harus memberi petunjuk awal sebelum menghentikan. Jika tak digubris, akan ada langkah selanjutnya.

"Apabila membahayakan petugas seperti menabrak, maka diperbolehkan memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali. Tapi, kita tunggu tim (untuk mendalami) ya," ujarnya.

Baca: Oknum Polisi Tembak Satu Mobil di Lubuk Linggau

Sejumlah anggota polisi memberondong mobil berisi tujuh penumpang saat tengah melakukan razia, Selasa siang 18 April. Tembakan diletuskan setelah mobil tak kunjung berhenti walaupun sudah diletuskan tembakan peringatan.

Akibat tembakan itu, satu orang tewas dan lima terluka. Korban tewas adalah Surini, 54, dengan tiga luka tembak di dada. Korban luka antara lain Dewi Erlina, 40, luka tembak di bahu kiri atas; Novianti, 30, tertembak di pundak kanan; Indra, 33, tertembak di leher; dan Diki, 30, tertembak di perut kiri. Satu korban lagi mengalami trauma, yakni Genta, 2.


(UWA)