Warga Terdampak Erupsi Sinabung Butuh Masker

Farida Noris    •    Rabu, 02 Aug 2017 19:16 WIB
gunung sinabung
Warga Terdampak Erupsi Sinabung Butuh Masker
Foto Istimewa --BBPD Sumut--

Metrotvnews.com, Medan: Sebanyak 3 ribu masker dibagikan kepada warga yang terdampak langsung dari hujan abu vulkanik akibat letusan Gunung Sinabung. Pembagian dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo bersama TNI, Polri, Dinas Kesehatan dan SKPD lain, serta relawan.

"Kita berikan di titik-titik keramaian, sekolah dan pengguna jalan," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Karo, Natanail Perangin-angin, Rabu 2 Agustus 2017.

Natanail menyebutkan, aktifitas warga terganggu akibat abu vulkanik yang begitu tebal. BPBD Karo tengah melakukan pembersihan jalan dan lahan, pembersihan aset-aset pemerintah (pasar dan tempat umum lainnya), akibat tertutup abu vulkanik.

"Pembersihan tengah kita lakukan. Aktifitas terganggulah, terutama di beberapa kecamatan. Di Kabanjahe tadi sempat turun hujan meski sebentar. Di Kecamatan Simpang Empat kita tengah lakukan pembersihan dengan mobil pemadam kebakaran," jelasnya.

Mengingat aktifitas Gunung Sinabung yang cukup tinggi kali ini, sekolah-sekolah akan diliburkan. Pasalnya abu vulkanik bisa berdampak pada kesehatan dan sangat mengganggu kegiatan belajar.

"Sekolah ada yang diliburkan. Terutama sekolah yang letaknya agak dekat zona merah kita imbau untuk tidak ada kegiatan. Kita lihat perkembangan, tapi rencananya dua hari diliburkan saja. Karena bagaimana pun debu sangat tebal bertebaran di jalan," sebutnya.

Terpisah, salah seorang relawan Gunung Sinabung, Hasan Tarigan mengatakan, masker saat ini sangat dibutuhkan masyarakat Kabupaten Karo yang terdampak abu vulkanik. Jarak pandang, hanya berkisar 20 meter lantaran abu vulkanik begitu tebal.

"Masker sangat kurang saat ini. Tolong rekan-rekan kalau ada stok dari mana saja pun, agar dikirim. Karena kondisi abu sangat tebal dan sangat mengganggu aktifitas warga setempat," ungkapnya.

Tercatat, pada Rabu 2 Agustus 2017, Gunung Sinabung kembali erupsi hingga sedikitnya 20 kali. Jarak luncur awan panas tercatat paling jauh 4.500 meter ke arah Tenggara-Timur dan tinggi kolom abu paling jauh 4.200 meter. Angin mengarah ke Selatan- Tenggara serta lama gempa 553 detik disertai suara dentuman.

Tidak ada laporan korban jiwa. Namun hujan abu menyebar di beberapa tempat seperti di Desa Perbaji, Sukatendel, Temberun, Perteguhen, Kuta Rakyat, Simpang Empat, Tiga Pancur, Selandi, Payung, dan Kuta Gugung. 


(ALB)