Polda Kepri akan Tindak Calo Tiket di Bandara dan Pelabuhan

Anwar Sadat Guna    •    Rabu, 14 Jun 2017 13:38 WIB
mudik lebaran 2017
Polda Kepri akan Tindak Calo Tiket di Bandara dan Pelabuhan
Bandara Bandara Internasional Hang Nadim Batam . MI/HENRI KREMER.

Metrotvnews.com, Batam: Kepolisian Daerah (Polda) Kepri mengerahkan personel kepolisian untuk mengawasi dan menertibkan calo tiket yang kerap muncul menjelang Lebaran. Lokasi yang menjadi target yakni bandara dan pelabuhan domestik. 

"Pada Operasi Kepolisian Ramadaniya 2017 atau Pam Idulfitri yang dilaksanakan Polda Kepri, salah satunya mengawasi dan menindak calo tiket yang memanfaatkan momentum Lebaran," tegas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga, kepada Metrotvnews.com, Rabu, 14 Juni 2017.

Erlangga menegaskan, Polda Kepri akan mengerahkan petugas kepolisian di titik-titik keramaian seperti bandara dan pelabuhan untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2017.

Pihak kepolisian, kata Erlangga, akan menindak tegas calo tiket, baik di bandara maupun pelabuhan yang memanfaatkan momentum Lebaran dan merugikan calon penumpang dengan meraup keuntungan lebih dari penjualan tiket ke penumpang.

"Kami akan siagakan personel kepolisian di bandara dan pelabuhan karena di tempat ini kerap bermunculan calo yang menawarkan tiket kepada penumpang. Kami akan melakukan pengamanan demi kelancaran arus mudik tahun ini," tegasnya.

Untuk menciptakan rasa aman dan nyaman selama mudik Lebaran, Erlangga mengimbau masyarakat agar membeli tiket mudik jauh hari sebelumnya. Tiket dapat langsung dipesan dan dibeli di agen travel resmi atau pemesanan melalui website maskapai penerbangan.

"Cara ini akan lebih aman dan nyaman dan terhindar dari ulah calo," ujarnya. 

Selain di bandara dan pelabuhan, Polda Kepri juga akan menyiagakan personel kepolisian di titik-titik keramaian lain, seperti pusat perbelanjaan/bisnis, mall, dan tempat wisata. Ada juga personel kepolisian yang intens melakukan patroli di jalan raya. 

"Untuk kekuatan atau jumlah personel yang dikerahkan pada Operasi Ramadaniya, sebanyak 2/3 kekuatan personel Polda Kepri, yakni berkisar 2.000 personel," ungkap Erlangga. 

Ia menambahkan, sebelumnya, dalam Operasi Kepolisian Ramadniya 2017, jajaran Polda Kepri telah melaksanakan beberapa kegiatan kepolisian. 

Kegiatan tersebut, sambung Erlangga, antara lain; mengawasi distribusi dan harga pangan, serta melakukan pengawasan dan pengamanan di pusat keramaian sejak awal Ramadan hingga Lebaran nanti. 


(ALB)