Malaysia Kembali Temukan 3 Jasad Diduga Awak Kapal AS

Anwar Sadat Guna    •    Kamis, 24 Aug 2017 15:41 WIB
tabrakan kapal
Malaysia Kembali Temukan 3 Jasad Diduga Awak Kapal AS
Kapal perang Amerika Serikat (AS) USS John McCain alami kerusakan usai bertabrakan dengan kapal tanker (Foto: The Straits Times).

Metrotvnews.com, Batam: Jumlah jasad diduga awak kapal USS John S.McCain-56 yang ditemukan Tim SAR Malaysia bertambah menjadi 4 orang. Jasad tersebut ditemukan dalam operasi pencarian para korban di perairan Malaysia, sejak Rabu-Kamis, 23-24 Agustus 2017.

"Dapat kami sampaikan bahwa, sampai hari ini sudah ada 4 jasad diduga awak kapal AS yang ditemukan Tim SAR Malaysia. Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi yang kami dapatkan dari otoritas Malaysia terkait penemuan tersebut," kata Kepala Dinas Penerangan (Dispen) Lantamal IV, Mayor (KH)Josdy Damopoli kepada Metrotvnews.com, Kamis, 24 Agustus 2017. 

Ia mengungkapkan, otoritas Malaysia sampai saat ini masih menutup rapat informasi tentang penemuan tiga jasad terbaru awak kapal perang AS yang tabrakan dengan tanker MV Alnic MC, di bagian timur Selat Malaka. Sehari sebelumnya, Malaysia mengevakuasi satu jasad diduga awak kapal USS John S. McCain-56. Total ada 4 jasad yang sudah dievakuasi Tim SAR negeri Jiran tersebut.

"Malaysia masih tertutup dan sangat secret (merahasiakan) penemuan maupun identitas keempat jenazah yang berhasil ditemukan. Begitupun Amerika juga masih menutup akses informasi soal penemuan tersebut," tambah Josdy. 

Baca: Malaysia Temukan Jasad Diduga Awak Kapal Perang AS

Meski demikian, TNI AL terus akan berkoordinasi dengan otoritas Malaysia maupun Singapura guna mengintensifkan pencarian terhadap para korban. "Kami juga sampai hari ini juga terus berkomunikasi dengan Liaison Officer (LO) kita yang ada di Malaysia dan Singapura," ungkapnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini empat KRI milik TNI AL, Armabar, dan kapal milik Bakamla masih berada di wilayah perbatasan antara Singapura dan Malaysia. Kapal-kapal tersebut masih disiagakan untuk membantu upaya pencarian para awak kapal AS.

Selain empat KRI, kata dia, Lantamal IV Tanjungpinang juga mengerahkan kapal-kapal Patroli Keamanan Laut (Patkamla) untuk menyisir perairan-perairan dangkal di wilayah Kepri. "Kita menyisir wilayah Indonesia, termasuk Kepri karena arah gelombang laut juga mengarah ke wilayah kita," jelasnya.

Baca: 10 Pelaut Hilang dalam Tabrakan Kapal Perusak AS-Kapal Tanker

Diberitakan sebelumnya, kapal USS John S. McCain bertabrakan dengan kapal tanker MV Alnic MC di timur Selat Malaka pada Senin 21 Agustus 2017. Tabrakan terjadi saat kedua kapal dalam perjalanan menuju salah satu pelabuhan di Singapura.

Tabrakan menyebabkan kapal perang AS mengalami kerusakan. Selain itu, 10 personel di kapal perang AS dinyatakan hilang dan lima orang lainnnya luka-luka. Kapal tersebut telah dievakuasi ke Singapura untuk penyelidikan dan investigasi lebih lanjut. 


(ALB)