Polisi Sita 2 Ton Daging Celeng di Bandarlampung

   •    Rabu, 21 Jun 2017 20:55 WIB
daging celeng
Polisi Sita 2 Ton Daging Celeng di Bandarlampung
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Murbani Budi Pitono menunjukkan barang bukti dua ton daging celeng yang diselundupkan dari Manak, Bengkulu --ANTARA FOTO/Ardiansyah--

Metrotvnews.com, Bandarlampung: Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Panjang, Kota Bandarlampung, menyita dua ton daging celeng atau babi hutan. Daging rencananya dikirim ke Kota Tangerang, Provinsi Banten, melalui Pelabuhan Panjang.

Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono mengatakan, kuat dugaan daging akan diedarkan menjelang Lebaran sebagai campuran daging sapi. "(Tapi, semua) perlu penyelidikan lebih lanjut," kata Murbani, Rabu 21 Juni 2017.

Dia mengatakan pengungkapan ini berawal dari razia yang dilakukan oleh KSKP Panjang, sebagai upaya pencegahan. Polisi mencurigai salah satu mobil truk dengan nomor polisi BD 8853 AQ yang dikemudikan oleh laki-laki bernama Wayka, 46, warga Kecamatan Tanjungkemuning, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.

"Bagian bawah baknya berembun es dan terasa dingin waktu disentuh, karena mencurigakan lalu dilakukan pemeriksaan," kata dia.

Pada saat dilakukan pemeriksaan ditemukan karung warna putih yang telah diisi es. "Saat diperiksan ternyata di dalam karung ditemukan daging celeng dan setelah dihitung berjumlah dua ton," kata dia.

Terhadap perkara ini, KSKP Panjang akan melakukan koordinasi dengan Balai Karantina Pelabuhan Panjang guna proses lebih lanjut. Akibat perbuatannya, tersangka akan disangkakan dengan Pasal 6 Huruf a dan huruf c, Pasal 9 ayat 1 jo Pasal 31 ayat 1 dan 2 Undang-undang RI Karantina No. 16  Tahun 1992 tentang Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan dengan acaman hukuman paling lama tiga tahun denda Rp150 juta.

Sementara itu, Wayka mengatakan, dirinya hanya dijanjikan upah Rp7 juta untuk mengantarkan dua ton daging celeng ke Tangerang. Ia mengatakan, kawannya sesama sopir menawarkan dirinya untuk mengantar daging tersebut, lalu dengan mengambil daging di daerah Manna, Bengkulu Selatan di wilayah itu daging sudah kemas dalam kardus ditutupi rongsok di dalam truk.


(ALB)