Elemen Islam Medan Turun ke Jalan Kecam Tragedi Al-Aqsa

Farida Noris    •    Minggu, 23 Jul 2017 12:03 WIB
palestina israel
Elemen Islam Medan Turun ke Jalan Kecam Tragedi Al-Aqsa
Peserta aksi di Bundaran Majestyk Medan, Minggu (23/7/2017) untuk kecam tragedi Al-Aqsa. (Metrotvnews.com/Farida Noris)

Metrotvnews.com, Medan: Ribuan umat Islam dari berbagai organisasi di Medan melakukan aksi bertajuk 'Save Palestina', di Bundaran Majestyk Medan, Minggu, 23 Juli 2017. Aksi ini dilakukan untuk mengecam tindakan tentara Israel yang menutup Kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem.

Ormas yang turut melakukan aksi tersebut antara lain Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), PKPU, Gerakan Islam Pengawal (GIP) NKRI dan lainnya. Pemimpin aksi masing-masing melakukan orasi dalam bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab.

Aksi dimulai dengan konvoi dari Masjid Raya Al Mashun sampai ke Bundaran Majestyk. Selain orasi, massa juga melakukan berbagai kegiatan lainnya seperti tausiah dan penggalangan dana. Dalam aksi tersebut, polisi melakukan pengalihan arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan.

Baca: Presiden Joko Widodo Kecam Serangan Israel di Masjid Al-Aqsa

"Aksi ini kami lakukan memprotes perlakuan semena-mena Israel yang menutup Al-Aqsa. Aksi bela Al-Aqsa ini akan berakhir sampai siang," kata Denni Angger, salah satu anggota GIP NKRI Sumut.

Sementara itu, Korlap Aksi, Widodo, mengatakan, Masjid Al-Aqsa adalah simbol kekuatan dan keagungan umat Islam. Penutupan Al-Aqsa dan penembakan terhadap Imam Besar merupakan kesedihan bagi Umat Muslimin di seluruh dunia.

"Maka, diam bukanlah solusi. Muslim Palestina adalah tombak kekokohan Umat Islam bagi seluruh dunia. Satu saudara, umat Muslim tiada batas untuk menyerukan agama Allah yang haq," sebutnya.

Akses menuju Masjid Al-Aqsa dibatasi sejak Jumat pekan lalu. Aparat Israel memasang pendeteksi logam serta pagar besi di salah satu gerbang masuk kompleks masjid dan memicu amarah rakyat Palestina.

Presiden Joko Widodo mengutuk keras tindakan pihak keamanan Isreal yang telah menyebabkan tiga orang tewas dan lebih dari 200 luka-luka di Kompleks Masjid Al-Aqsa. 

Selain itu, Presiden juga mengecam pembatasan aktivitas ibadah di salah satu tempat suci umat Islam itu. (Baca: 3 Warga Palestina Tewas di Masjid Al Aqsa, RI Kutuk Ulah Israel)
 
"Indonesia mengecam keras, sekali lagi, Indonesia mengecam keras pembatasan beribadah di Masjid Al-Aqsa. Indonesia juga mengecam keras jatuhnya tiga korban jiwa yang baru saja saya mendapat informasi," ujar Presiden pada Sabtu, 22 Juli 2017, di Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.


(SAN)