Istri Wali Kota Padang Panjang Diduga Korupsi ART Rumah Dinas

Antara    •    Rabu, 10 Jan 2018 18:24 WIB
kasus korupsi
Istri Wali Kota Padang Panjang Diduga Korupsi ART Rumah Dinas
Ilustrasi kasus korupsi, Medcom.id - M Rizal

Padang: Kejaksaan Negeri Padang Panjang, Sumatera Barat, menahan Maria Feronika, istri wali kota setempat. Maria diduga melakukan tindak pidana korupsi Anggaran Rumah Tangga di rumah dinas wali kota.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Padang Panjang Ekky mengatakan Maria kini mendekam di Rumah Tahanan Anak Air Padang. Barang bukti juga diserahkan dari kepolisian.

"Sekarang di tingkat penuntutan. Kami melakukan penahanan terhadap tersangka," kata Ekky di Padang, Sumatera Barat, Selasa, 10 Januari 2018.

Selain Maria, Kejaksaan juga menangkap tersangka lain dalam kasus tersebut. Yaitu Rici Lima Saza. Keduanya mendekam di sel sejak kemarin.

Menurut Ekky, kedua tersangka ditahan hingga 20 hari ke depan. Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) melakukan penyusunan surat dakwaan.

"Ada lima jaksa yang menangani perkara ini, secepatnya berkas dakwaan akan diselesaikan sehingga perkara bisa dilimpahkan ke pengadilan," jelasnya.

Kasus yang menjerat kedua tersangka itu adalah dugaan korupsi anggaran lingkungan rumah dinas Wali Kota Padang Panjang tahun anggaran 2014-2015. Kerugian keuangan negara dalam kasus itu disebut jaksa sebesar Rp160 juta lebih. Modusnya yaitu pembayaran gaji pekerja di rumah dinas yang fiktif.

"Kami tidak bisa menyebutkan secara rinci. Intinya pekerja tidak ada, tapi pembayaran tetap dilakukan," katanya.

Tersangka Rici Lima Saza dijerat dengan pasal 2 dan pasal 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi. Maria Feronika dijerat dengan pasal yang sama namun ditambah dengan Undang'undang Tindak Pencucian Uang (TPPU).



(RRN)