Imunisasi MR di Sumbar Tetap Dilanjutkan

ant    •    Rabu, 05 Sep 2018 09:07 WIB
Imunisasi Measles Rubella (MR)
Imunisasi MR di Sumbar Tetap Dilanjutkan
ilustrasi

Padang: Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit mengatakan imunisasi vaksin untuk mencegah campak dan measles rubella (MR) tetap dilanjutkan di provinsi tersebut meskipun terjadi pro dan kontra.

"Kami berharap masyarakat dapat memahami persoalan ini, apalagi sudah ada rekomendasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang memperbolehkan imunisasi," katanya di Padang, Selasa, 4 September 2018.

Ia mengatakan, telah menerima surat terkait vaksin campak dan rubella ini, kalau ada masyarakat yang tidak mau tentu tidak dapat dipaksakan namun pelaksanaannya tetap dilakukan di seluruh daerah.

"Sudah ada rekomendasi dari MUI apabila ini terkait dengan pengobatan boleh dilakukan dan kita mendorong pelaksanaannya di seluruh daerah," kata dia.

Menurut dia, cakupan imunisasi di Sumbar baru 81,4 persen, sementara target nasional 92 persen. Dia memastikan, tidak ada lagi daerah di Sumbar yang tidak tersentuh akses layanan kesehatan termasuk vaksin.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya untuk tetap melanjutkan pelaksanaan program imunisasi campak dan rubella bagi anak usia lima bulan hingga 15 tahun.

"Satu-satunya cara mencegah campak dan rubella dengan vaksin dan Balai POM juga sudah memeriksa vaksin ini dan menyatakan tidak ada masalah," kata Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah.

Sementara Pemkab Tanah Datar kembali melanjutkan pemberian imunisasi measles rubella (MR) yang sempat dihentikan beberapa waktu lalu akibat belum adanya sertifikasi halal yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama
Indonesia (MUI).

Ketua Bidang Fatwa dan Hukum MUI Tanah Datar, Arif mengatakan dilanjutkannya imunisasi tersebut berdasarkan kesepakatan beberapa pemangku kepentingan terkait, seperti MUI, perwakilan UNICEF wilayah Sumbar serta Kantor Kementerian Agama Tanah Datar.

"Pada dasarnya sifat dari penggunaan vaksin ini adalah mubah, jadi tidak boleh dipaksakan dalam pelaksanaan nanti," ujarnya. 


(ALB)