Bentrok di Tulangbawang, Belasan Kendaraan Terbakar

Wandi Yusuf    •    Sabtu, 01 Oct 2016 14:26 WIB
bentrokan
Bentrok di Tulangbawang, Belasan Kendaraan Terbakar
Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Tulangbawang: Bentrokan antara massa dari Serikat Tani Korban Gusuran PT Bangun Nusa Indah Lampung (BNIL) dengan petugas pengamanan swakarsa terjadi di Tulangbawang, Lampung, terjadi Sabtu 1 Oktober 2016. 

Berdasarkan informasi yang dilansir Antara, bentrokan mengakibatkan sejumlah tenda pendudukan lahan dan belasan kendaraan terbakar.

Sampai berita ini diturunkan, Polda Lampung belum bisa dihubungi. Namun, berdasarkan keterangan dari Ketua Walhi Lampung, Hendrawan, benih bentrok memang sudah terlihat di Tulangbawang, terutama antara serikat tani setempat dengan pihak PT BNIL.

"(Situasinya) memang sudah panas. Ada beberapa kali demonstrasi yang dilakukan petani. Kita juga sempat mendampingi kasusnya," kata Hendrawan saat dihubungi Metrotvnews.com.

Hendrawan mencatat ada sekitar 2.000 petani yang mencoba menguasai lahan PT BNIL yang diklaim milik mereka. Sebelum bentrok, sebanyak 70 tenda dibangun di kawasan tanah sengketa itu.

Informasi Walhi, sengketa tanah di sana sudah mengemuka sejak 1999 saat masyarakat merasa lahannya diserobot PT BNIL. Walhi berupaya mengadvokasi kasus ini karena ada persoalan pelanggaran lingkungan yang dilakukan PT BNIL.

"Saat alih fungsi lahan dari perkebunan sawit ke tebu, PT BNIL tak melengkapinya dengan dokumen Amdal (analisis mengenai dampak lingkungan), makanya kami perkarakan," kata dia.

Bahkan, PT BNIL sempat memanen hasil tebu sebelum akhirnya aktivitas di perkebunan itu ditutup setelah ada keputusan hukum. Lalu, kata Hendrawan, saat ini petani mempersoalkan kembali lahan yang menurut mereka direbut PT BNIL hingga akhirnya terjadi bentrokan.


(UWA)