Polda Sumut Gandeng PPATK Usut Pungli di Pelabuhan Belawan

Budi Warsito    •    Selasa, 01 Nov 2016 21:03 WIB
pungutan liar
Polda Sumut Gandeng PPATK Usut Pungli di Pelabuhan Belawan
Satgas Sapu Bersih Pungli lakukan pemeriksaan di Kantor Otoritas Pelabuhan Belawan, MTVN - Budi Warsito

Metrotvnews.com, Medan: Polda Sumatera Utara melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri aliran dana dalam kasus dugaan pungutan liar di Pelabuhan Belawan. 

Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel mengatakan kerja sama ini merupakan tindak lanjut operasi tangka tangan (OTT) terhadap pegawai di Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Upaya Karya, Senin 31 Oktober 2016.

"Kerja sama ini untuk mengetahui ke mana uang disetor dan digunakan untuk apa," kata Rycko, di Medan, Selasa (1/11/2016). 

Penyidik masih memeriksa mereka yang tertangkap. Polda Sumut berjanji akan segera menetapkan tersangka kasus ini. "Hari ini akan ditetapkan tersangka. Apakah ditahan atau tidak, masih proses," kata dia.

Rycko mengatakan modus pungli yang dilakukan kemarin masih sama dengan kasus serupa pada 3 Oktober. Pegawai koperasi diduga memeras pengusaha yang akan melakukan bongkar muat barang di pelabuhan.

"Ini bukan kejadian pertama. Modusnya sama, koperasi yang melakukan juga sama. Karena itu kita akan lebih komprehensif menanganinya," kata Rycko.

Sebanyak tiga pengurus koperasi TKBM Pelabuhan Belawan ditangkap polisi dalam OTT kemarin. Hingga kini polisi telah memintai keterangan sekitar 28 saksi.

 


(UWA)