40 Jenazah Korban Kapal Tenggelam di Batam Teridentifikasi

Anwar Sadat Guna    •    Rabu, 09 Nov 2016 12:12 WIB
kapal tenggelam
40 Jenazah Korban Kapal Tenggelam di Batam Teridentifikasi
Petugas mengevakuasi penumpang yang tewas dalam peristiwa kapal tenggelam di perairan Batam, MTVN - Anwar Sadat Guna

Metrotvnews.com, Batam: Tim Disaster Victim Identification (DVI) mengidentifikasi 19 jenazah korban kapal tenggelam di Tanjungbemban, Batam, Kepulauan Riau. Total 40 dari 54 jenazah sudah dikenali.

Kapolda Kepri Brigjen Sam Budigusdian mengatakan petugas mengidentifikasi dua jenazah perempuan dan 17 jenazah laki-laki. Pengidentifikasi merupakan hasil rekonsiliasi dari data medis, dental, properti, dan sidik jari.

"Proses identifikasi juga dikuatkan dengan keterangan keluarga korban," kata Sam di RS Bhayangkara Polda Kepri, Selasa (8/11/2016) malam.

Sam mengatakan petugas masih membutuhkan waktu untuk mengidentifikasi 14 jenazah lain. Jenazah terdiri dari dua perempuan dewasa, 11 laki-laki dewasa, dan satu anak perempuan.

Adapun 19 jenazah yang telah diidentifikasi, masing-masing: 
1. Baharuddin, 60, asal Kab Lombok Timur, NTB.
2. Sumarni, 29, asal Kab Tulangbawang, Lampung.
3. Syafaruddin, 32, asal Polewali Mandar, Sulbar.
4. Usdawati, 31, asal Bagan Sinembah, Kab Rokan Hilir, Provinsi Riau.
5. Samsudin, 43, Lombok Timur, NTB.
6. Diky Erlian, 20, Kab Malang, Jatim.
7. Suratmin, 26, Kab Simalungun, Sumut.
8. Muh Arifin, 21, asal Kediri, Jatim.
9. Aldi, 32, asal Lombok Tengah, NTB.
10. Ahmad Suparlan, 41, Lombok Tengah, NTB.
11. Syafingi, 38, Kab Madiun, Jatim.
12. Antoni, 20, Lombok Tengah, NTB.
13. Bahtiar bin Samaun, 43, Kab Bireun, Aceh.
14. Samiin, 32, Lombok Timur, NTB.
15. Muh Zaini, 29, Lombok Tengah, NTB.
16. Sumardi, 30, Kab Simalungun, Sumut.
17. Edi, 22, Kab Singkawang, Kalbar.
18. Yahudi, 23, Kab Kediri, Jatim.
19. Lalu Yakub, 29, asal Lombok Barat, NTB.

Sam mengatakan masih menyemayamkan seluruh korban yang teridentifikasi di RS Bhayangkara Polda Keri. Polda akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan BNP2TKI untuk memulangkan mereka. Seluruh biaya pemulangan korban ditanggung BNP2TKI.

Kapal tenggelam di perairan Batam pada Rabu dini hari 2 November. Kapal berlayar dari Johor, Malaysia menuju Batam. Saat melintasi perairan Tanjung Bemban, Batu Besar, Batam, kapal menabrak karang.

Kepala Seksi Kecelakaan Kapal dan Pemeriksaan Kapal Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Dirtjen Perhubungan Laut Kemenhub Captain Wahyu Prianto mengatakan kapal mengangkut TKI yang bekerja secara ilegal di Malaysia.  

Baca: Kapal Tenggelam di Batam Angkut TKI Ilegal dari Malaysia

Kapal mengangkut 101 penumpang beserta nahkoda dan awak. Sebanyak 41 orang ditemukan selamat. Sedangkan enam orang lain masih dalam pencarian. 

Sebuah kapal cepat yang diduga mengangkut 93 tenaga kerja Indonesia tenggelam di Perairan Tanjungbemban sekitar pukul 05.00 WIB, pagi tadi.


(RRN)