Mobil Asal Singapura Masuk Batam dengan Kapal Kecil

Anwar Sadat Guna    •    Minggu, 18 Sep 2016 17:09 WIB
penyelundupan
Mobil Asal Singapura Masuk Batam dengan Kapal Kecil
Petugas Polair Polda Kepri berjaga-jaga di atas kapal yang membawa 4 mobil impor asal Singapura, di Batam, Minggu (18/9/2016). (Metrotvnews.com/Anwar Sadat)

Metrotvnews.com, Batam: Empat mobil yang diselundupkan Kapal Motor (KM) Sea Master Three dari Singapura akhirnya diperlihatkan Polda Kepulauan Riau kepada media, Minggu (18/9/2016) siang tadi. Kapal itu ditangkap Kapal Patroli (KP) Bisma 8001 di perairan Sagulung, Batam. 

Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian mengatakan, kapal bermuatan empat mobil impor itu ditangkap saat KP Bisma 8001 patroli rutin di perairan Kepri, Sabtu (17/9/2016) pukul 09.00 WIB. Di tengah patroli itu, petugas mencurigai sebuah kapal kayu dengan muatan yang ada di atasnya.

"KP Bisma 8001 langsung mengejar dan memeriksa muatan kapal. Ada empat unit mobil impor asal Singapura," kata Sam kepada wartawan. Temuan tersebut dilaporkan oleh nakhoda KP Bisma 8001 yakni AKP Arya Fitri Kurniawan. 

Sam menambahkan, empat unit mobil yang disita itu, masing-masing, Mercedes Benz, Mini Cooper, Honda Odyssey dan Civic. Nakhoda kapal, tak mampu menunjukkan dokumen dan manifes kapal. Polda Kepri menetapkan nakhoda kapal Zulkarnaen sebagai tersangka. 

"Pelaku melakukan tindak pidana tentang Pelayaran dan Kepabeanan," ujarnya. 

Pihaknya menambahkan, untuk penyelidikan lebih lanjut, kapal berikut kru beserta empat unit mobil impor diamankan petugas Polair Polda. "Kami akan lakukan pengembangan untuk mencari tahu siapa pemilik kendaraan-kendaraan tersebut," tambahnya. 

Keempat mobil masih berada di atas kapal dan belum dibongkar dari kapal yang ditambatkan ke Pelabuhan Batam. "Atas perbuatannya, tersangka kami sangkakan melanggar Pasal 219 ayat 1 jo Pasal 323 ayat 1 UU No 17 tahun 2008 tentang Pelayaran. Pidana penjaranya, lima tahun dan denda Rp600 juta," pungkas Sam. 


(SAN)