Pelaku Percobaan Bom Bunuh Diri Mengaku Disuruh Seseorang

Budi Warsito    •    Minggu, 28 Aug 2016 12:41 WIB
bom bunuh diri
Pelaku Percobaan Bom Bunuh Diri Mengaku Disuruh Seseorang
KTP dan pisau yang digunakan pelaku saat melukai pemuka agama. Foto: Polresta Medan

Metrotvnews.com, Medan: Pelaku percobaan bom bunuh diri, IAH, 18, mengaku disuruh seseorang untuk meledakkan bom di rumah ibadah Santo Yosep, di Jalan Dr. Mansur, Kota Medan, Sumatera Utara. 

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting mengatakan, pengakuan itu disampaikan pelaku saat polisi memeriksanya.

"Dari interogasi yang disampaikan Kapolresta Medan, pelaku mengaku hanya disuruh orang bertemu di jalan untuk melakukan peledakan," ujar Kombes Rina Sari Ginting, Minggu (28/8/2016). 

‎Sementara itu, di lokasi kejadian, petugas menemukan tiga pipa besi yang diduga merupakan bagian dari bom rakitan. Satu di antaranya sempat meledak. Namun, ledakannya tidak membahayakan banyak orang, melainkan mengenai pelaku.


Tas yang dikenakan pelaku. Foto: Istimewa

Pelaku sempat mencoba melukai pemuka agama Albert S. Pandingan sebelum akhirnya dihentikan umat yang hadir.

‎"Untuk memperkuat keterangan pelaku, kami membawa dia ke indekosnya. Di sana kami menggeledah apakah masih ada benda yang diduga bom maupun peralatan atau amunisi untuk merakit bom yang masih tersisa," kata Rina.

Baca: Bom Bunuh Diri Coba Diledakkan di Rumah Ibadah Medan

Untuk menjaga ketenteraman Kota Medan, seluruh polsek di Sumut diperintahkan memperketat pengamanan ‎di tempat ibadah. 

Pemuka agama Albert S. Pandingan diserang lelaki berinisial IAH saat akan berkhotbah di depan mimbar, Minggu pagi, 28 Agustus. IAH menghampiri Albert sambil membawa sebilah pisau dapur setelah salah satu bom rakitan yang digendongnya meletup. 

Albert terkena sabetan pisau di lengan kirinya. Namun, umat yang tengah beribadah langsung membekuk pelaku.


(UWA)