Penyerang Mapolda Sumut Bukan Bagian dari FUI

Farida Noris    •    Rabu, 05 Jul 2017 10:22 WIB
penyerangan
Penyerang Mapolda Sumut Bukan Bagian dari FUI
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Medan: Syawaluddin Pakpahan, tersangka penyerangan Mapolda Sumatera Utara, tidak terkait dengan Forum Umat Islam (FUI) Sumut. Ia juga tidak pernah terlihat dalam setiap kegiatan aksi bela Islam atau kegiatan ormas Islam lainnya di Medan.

"Isu yang menyatakan bahwa pelaku adalah bagian dari FUI ataupun ormas Islam di Sumut tidak benar atau hoax," kata Ketua Umum FUI Sumut Ustaz Idra Suheri di Medan, Rabu 5 Juli 2017.

Idra mengatakan, teror yang dilakukan seseorang dengan mengatasnamakan Islam adalah tindakan yang dilarang. "Karena dalam ajaran Islam tidak dibenarkan membunuh atau menghilangkan nyawa orang lain," ujarnya.

(Baca: Pelaku Bentuk Tim Survei untuk Menyerang Mapolda Sumut)

FUI Sumut, lanjut Idra, mendukung Kepolisian memberantas terorisme di Indonesia, asal tetap dengan prinsip hukum dan keadilan yang menghormati hak asasi.

Terpisah, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumut Afifuddin Lubis mengatakan, penyerangan Mapolda Sumut telah menodai kesucian hari raya umat Islam. Pihaknya mendukung Kepolisian menuntaskan masalah terorisme di Indonesia.

"Sesuai dengan keterangan pihak yang berwajib serangan tersebut dilakukan oleh anggota ISIS. Ini menunjukkan bahwa ISIS dan jaringannya sudah berada di daerah ini," terangnya.

(Baca: Syawaluddin Pakpahan Pinjam Rp20 Juta Gabung ISIS)

Sebelumnya, terjadi penyerangan terhadap personel Yanma Polda Sumut Aiptu Martua Sigalinggung yang bertugas di pos jaga pintu keluar Mapolda Sumut sekira pukul 03.00 WIB, Minggu 25 Juni 2017. Akibatnya, Martua Sigalingging meninggal karena luka cukup parah di dada, tangan, dan lehernya.

 


(NIN)