Lima Politikus Muncul sebagai Bakal Cagub Lampung

Anggri Sastriadi    •    Rabu, 17 May 2017 10:38 WIB
pilkada 2018
Lima Politikus Muncul sebagai Bakal Cagub Lampung
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mendeklarasikan dukungan untuk Mustafa sebagai bakal calon gubernur Lampung, MTVN - Anggri

Metrotvnews.com, Bandar Lampung: Partai Nasional Demokrat (NasDem) mengusung Mustafa sebagai kandidat dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung 2018. NasDem pun melakukan pendekatan dengan partai lain.

Mustafa merupakan Bupati Lampung. Ia juga menjabat sebagai Ketua DPW Partai NasDem Lampung.

Baca: Nasdem Dukung Mustafa Maju Jadi Gubernur Lampung

Sekretaris DPW Partai NasDem Fauzan Sibron mengaku hanya memiliki delapan kursi di DPRD Lampung. Modal tersebut belum mencukupi syarat untuk meramaikan Pemilihan.

"Lantaran itu, kami sedang melakukan pendekatan ke berbagai partai. Tapi kami juga belum bisa menentukan partai politiknya," kata Fauzan di temui di kediamannya di Jalan Hayam Wuruk, Bandar Lampung, Rabu 17 Mei 2017.

Selain Mustafa, nama lain yang muncul dalam Pilgub Lampung 2018 yaitu Herman HN. Herman kini menjabat sebagai Wali Kota Bandar Lampung.

Herman merupakan kader PDI Perjuangan. Hingga kini, Herman belum mendeklarasikan diri sebagai bakal calon gubernur. Namun, berbagai elemen menyatakan dukungan padanya.

Bilapun PDI Perjuangan mendukung Herman, partai juga harus berkoalisi. Sebab PDI Perjuangan hanya memiliki 17 kursi DPRD Lampung. Sementara peraturan KPU mensyaratkan 20 kursi di DPRD untuk mendukung calon gubernur.

Ada pula nama Arinal Djunaidi yang menjabat Ketua DPW Partai Golkar Lampung. Arinal kini gencar mensosialisasikan dirinya untuk maju dalam Pilgub Lampung.

Satu nama lain yaitu Alzier Dianis Thabranie yang merupakan mantan Ketua DPW Partai Golkar Lampung. Diprediksi, Alzier maju dari jalur independen karena belum ada partai politik yang merapat.

Terakhir yaitu M Ridho Ficardo. Ridho merupakan Ketua DPW Partai Demokrat yang masih menjabat sebagai Gubernur Lampung.

Nantinya, Ridho tetap menggandeng Bachtiar Basri sebagai pasangannya. Bachtiar merupakan Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung.

Namun Ridho-Bachtiar belum resmi mendeklarasikan diri sebagai kandidat petahana. Saat ini, pasangan tersebut memiliki 11 kursi Partai Demokrat dan 8 kursi PAN di DPRD Lampung. Jumlah itu pun mengharuskan Ridho-Bachtiar mencari koalisi.

Pengamat politik dan pemerintahan dari Universitas Lampung, Yusdianto, mengatakan kelima calon berpotensi maju dalam Pilgub. Selain partai koalisi, mereka juga harus bisa mengambil hati masyarakat pemilih.

"Ini kita lihat dari pergerakan mereka semua, dimana saat ini mereka berlomba-lomba dalam mengambil hati masyarakat untuk memilih mereka dalam Pilgub Lampung 2018 tahun depan," kata Yusdianto.

Yusdianto memprediksi beberapa nama bakal 'mengalah' menjadi calon wakil gubernur. Sebab, tak ada partai di Lampung yang memiliki modal cukup untuk mengusung calon.



(RRN)