Kinerja DPRD Sumsel Dinilai tak Efektif

Alwi Alim    •    Selasa, 22 Aug 2017 19:11 WIB
dprd
Kinerja DPRD Sumsel Dinilai tak Efektif
Ilustrasi kursi anggota DPRD, Ant

Metrotvnews.com, Palembang: Pengamat politik asal Sumatera Selatan Bagindo Tagar menyayangkan keputusan menaikkan besaran tunjangan untuk anggota DPRD. Sebab, kata Tagar, kinerja anggota DPRD Sumsel belum efektif.

Tagar mengatakan masyarakat sedang membutuhkan dana untuk pengembangan ekonomi. Tapi, tunjangan anggita dewan malah dinaikkan.

“Lihat saja banyak dari anggota DPRD Sumsel, Kabupaten dan Kota ini kurang mendapatkan dukungan dari masyarakat artinya mereka tidak berkenan dihati rakyat meskipun dipilih oleh rakyat. Padahal legislatif sebagai wakil rakyat," katanya saat dihubungi Metrotvnews.com, Selasa 22 Agustus 2017.

Ia menilai, wakil rakyat itu selalu sibuk mengurusi diri sendiri dan partai bukan mengurusi rakyat. Fungsi legislatif itu ada tiga yakni mengatur anggaran, pengawasan dan legislasi. Jika ketiga fungsi ini tidak dijalan seperti legislasi jika dari usulan yang dibahas dan diselesaikan hanya dibawah 50 persen tentunya dari segi legislasi itu tidak sesuai.

“Misalnya dari usulan perda sebanyak 20 dan yang diselesaikan berapa banyak, jika dibawah 10 tentunya kinerja dewan buruk,” ujarnya.

Seharusnya pemerintah menjadikan kenaikan tunjangan dewan ini sebagai gambling atau perjudian misalnya, jika anggota dewan berkinerja baik akan terus diberikan, tapi jika kinerja tetap tidak berubah tunjangan tersebut tentunya akan ditarik kembali ke daerah. Jika pemerintah tidak melakukan ini tentunya kinerja dewan akan stagnan.

“Tapi kenyataannya tidak ada aturan ini. Jika aturan ini ada maka tentunya sangat baik untuk stimulus kinerja legislative,” pungkasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data DPRD Sumsel usulan Peraturan Daerah (Perda) tahun 2015 sebanyak 17 perda yang dibahas menjadi raperda sebanyak 9 perda. Kemudian ditahun 2016 usulan Perda sebanyak 20 Perda yang dibahas menjadi raperda sebanyak 14 perda sedangkan untuk tahun 2017 ini usulan yang diterima sebanyak 7 Perda. 


(RRN)