Satu Calhaj Embarkasi Batam Meninggal

Anwar Sadat Guna    •    Kamis, 10 Aug 2017 18:53 WIB
haji 2017
Satu Calhaj Embarkasi Batam Meninggal
Ilustrasi suasana musim haji tahun lalu. Foto: MI/Adam Dwi

Metrotvnews.com, Batam: Satu orang calon haji (calhaj) Kloter 2 asal Kabupaten Kubu Raya (KKR), Provinsi Kalimantan Barat, batal berangkat karena meninggal. Calhaj asal embarkasi Batam itu bernama Dimyati Salim, 59, meninggal karena sakit. 

"Total calon haji Kloter 2 asal KKR yang akan berangkat 450 orang, berkurang satu orang karena meninggal di daerah asal yakni Kabupaten Kubu Raya," kata Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Subadi saat ditemui Metrotvnews.com di Asrama Haji Batam, Kamis, 10 Agustus 2017.

Dengan berkurangnya satu calhaj, kata Subadi, jumlah jemaah calon haji yang berangkat sebanyak 449 orang ditambah 5 petugas, sehingga totalnya 454 orang. Seluruh jemaah Kloter 2 Kalbar atau Kloter 12 Embarkasi Batam ini akan diberangkatkan malam nanti menggunakan pesawat Saudi Arabia boeing 747.

Adapun Kloter 1 Kalbar atau Kloter 11 Embarkasi Batam, sambung Subadi, telah diberangkatkan ke Madinah, Rabu, 9 Agustus 2017 sekira pukul 23.00 WIB. 

Dari total 444 calon haji asal Kalbar tersebut, tujuh jemaah di antaranya ditunda keberangkatannya karena sakit. Ketujuh calhaj tersebut, yakni; Utin Fatimah Ade Hamdi asal Kabupaten Sanggau, Galuh Amalia Ade Mahmud (Sanggau), Chairil Coli (Melawi), Suparmin Noto Prawiro (Melawi), Husni Muhammad Sidik (Melawi), Su'amah Alwi S (Sanggau), dan Murad Syafi'i Dhalim (Sanggau).

"Ketujuh calon haji ini masih dirawat di beberapa rumah sakit di Batam. Mereka harus menjalani perawatan dan pemulihan. Jika kondisinya sudah membaik maka bisa diberangkatkan pada kloter berikutnya," kata Subadi.

Kloter 1, 2 dan 3 Mulai Melakukan Ibadah Umrah

Subadi menjelaskan, jemaah calon haji Kloter 1 dan 2 asal Provinsi Kepri dan Riau sudah diberangkatkan menuju Mekkah untuk melaksanakan ibadah umrah. 

Rombongan haji kloter 1 diberangkatkan dari Madinah menuju Makkah mulai 8 Agustus 2017. Setelah Kloter 1, sambung Subadi, secara berkelanjutan Kloter 2 Embarkasi Batam menyusul menuju Makkah, dan dilanjutkan Kloter 3 asal Provinsi Riau. 

"Para jemaah kita mulai melakukan umrah, di antaranya berjalan mengelilingi Kabah atau tawaf sebanyak 7 kali, lalu berjalan kaki dan berlari-lari kecil dari Shafa ke bukit Marwah sebanyak 7 kali. Setelah itu memotong rambut sebagai tanda selesainya umrah," kata Subadi.

Setelah melakukan ibadah umrah, para jemaah haji kembali ke hotel yang berada di Makkah. Jemaah haji Kloter 1 Embarkasi Batam menetap di hotel yang berada di kawasan Jarwal, Makkah. Hotel ini berjarak sekira 2 km ke Masjidil Haram.

Jemaah haji Kloter 2 menempati hotel yang berada di kawasan Shizah, Mekkah, yang berjarak sekira 4,3 km ke Masjidil Haram. Dan Kloter 3 berada di hotel di wilayah Mahbasjin, Makkah, yang berjarak sekira 3 km ke Masjidil Haram.

"Dari informasi yang kami peroleh, terdapat dua orang yang sakit saat tiba di Makkah untuk melakukan umrah. Mereka adalah Zahit Abdillah Kloter 1 asal Kepri dan Supangat Hasan Rifai, Kloter 2 asal Riau. Keduanya sedang dirawat di KKHI di Mekkah," ujarnya.



(ALB)