Polda Riau Evakuasi Sembilan Mayat di Selat Malaka

Anwar Sadat Guna    •    Senin, 03 Dec 2018 14:47 WIB
penemuan mayat
Polda Riau Evakuasi Sembilan Mayat di Selat Malaka
Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandi

Pekanbaru: Total sebanyak sembilan mayat dievakuasi Tim SAR gabungan Polda Riau, TNI dan Basarnas, sejak 24 November-1 Desember 2018. Mayat tersebut mengapung dari Selat Malaka dan ditemukan di wilayah hukum Polres Bengkalis.

Mayat yang ditemukan diperkirakan sudah terapung selama seminggu lebih.  Umumnya kondisi mayat sulit dikenali. Seluruhnya berada di kamar mayat Polda Riau untuk proses identifikasi.  

"Tim DVI Polda Riau melakukan identifikasi terhadap mayat yang telah ditemukan dan dilakukan otopsi di RS Bhayangkara Pekanbaru," ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Senin, 3 Desember 2018.

Di samping proses identifikasi, Polda Riau juga melakukan pengecekan kepada keluarga korban yang telah teridentifikasi. "Kami melakukan pengecekan untuk mengetahui siapa saja penumpang kapal serta siapa yang membawa kapal yang diduga tenggelam saat berlayar dari Malaka ke Indonesia," ujar Sunarto.

Polda Riau memeriksa dua orang yaitu Jamal dan Boboi. Keduanya ditemukan hanyut kapal Indomas 5 di Selat Malaka, pada Kamis, 22 November 2018 sekitar pukul 12.14 WIB.

Polda Riau mendirikan posko pengaduan masyarakat di RSUD Bengkalis dan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru untuk kelancaran proses identifikasi. "Kami juga melakukan koordinasi dengan Police Marine Malaysia terkait kejadian tersebut," ujar Sunarto.

Tim SAR pertama kali menemukan mayat terapung dari Selat Malaka ke perairan Ruput, Bengkalis, pada Sabtu, 24 November 2018 sekitar pukul 13.00 WIB. Kemudian, Kamis, 29 November 2018 sekitar pukul 15.00 WIB, Tim SAR kembali menemukan tiga mayat, dua berkelamin laki-laki dan satu perempuan.

Pada Jumat, 30 November 2018, sekitar pukul 14.00 WIB, kembali ditemukan satu mayat berjenis kelamin perempuan. Lokasi temuan di perairan Bantan, Bengkalis. Selanjutnya pada Sabtu, 1 Desember 2018 sekitar pukul 11.00 WIB, Tim SAR kembali menemukan tiga mayat. Satu berjenis kelamin perempuan dan dua laki-laki. Lokasinya di perairan Bantan dan Bengkalis.

"Ditemukan identitas berupa KTP dan paspor Indonesia serta pasport Malaysia atas nama Maya Karina melekat di salah satu mayat yang ditemukan," tambah Sunarto.

Berselang setengah jam atau sekitar pukul 11.30 WIB kembali Tim SAR menemukan mayat berjenis kelamin laki-laki di perairan Perapat Tunggal, Bengkalis.

Mayat yang sudah teridentifikasi yakni:
1. Ujang Chaniago
Tempat tanggal lahir: Padang, 5-08-1970,
Alamat: Lubuk Nyiur Koto Mudiek Kec. Batang Kapas, Kab. Pesisir Selatan, Sumbar.
2. Maya Karina
Tempat tanggal lahir: Mojokerto, 29-09-1981
Alamat: Mentikan RT.020 RW.02 Desa/Kel Mentikan, Kec. Prajurit Kulon, Kab. Mojokerto,
3. Mimi Dewi.



 


(SUR)